logo


GNPF MUI Bertemu Jokowi, Polisi: Kasus Rizieq Tetap Jalan

Suntana menilai, pertemuan antara Jokowi dan GNPF MUI merupakan hal yang wajar. Hal itu bisa dianggap sebagai pertemuan seorang kepala negara dengan perwakilan warganya.

29 Juni 2017 04:15 WIB

Wakapolda Metro Jaya, Brigjen Pol Suntana memantau jalannya demonstrasi di depan Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan, Selasa (10/1).
Wakapolda Metro Jaya, Brigjen Pol Suntana memantau jalannya demonstrasi di depan Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan, Selasa (10/1). Jitunews/Citra Fitri Mardiana

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Pertemuan antara sejumlah aktivis Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF MUI) dengan Presiden Joko Widodo pada Minggu (25/6/2017) tak akan mengubah konsentrasi polisi dalam mengusut dan menangani kasus pesan berkonten pornografi dengan tersangka Rizieq Shihab.

Sebagaimana diketahui, Rizieq merupakan salah satu bagian dari GNPF MUI. Bersama sejumlah aktivis, Rizieq juga terlibat dalam aksi bela Islam yang berjilid-jilid beberapa waktu lalu.

"Kita tetap pada proses hukum, tidak terpengaruh terhadap pertemuan itu," kata Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Metro Jaya, Brigjen Pol Suntana, Rabu (28/7/2017).


Dialog dengan Jokowi Bukan Permintaan GNPF MUI

Suntana menilai, pertemuan antara Jokowi dan GNPF MUI merupakan hal yang wajar. Hal itu bisa dianggap sebagai pertemuan seorang kepala negara dengan perwakilan warganya.

"Itu hal yang wajar lah, itu kan proses demokrasi, kita sikapi itu sebagai sikap silahturahmi, dan untuk kemasyalahatan bangsa dan negara," katanya.

Sebelumnya diberitakan, Presiden Joko Widodo, didampingi sejumlah menteri, menerima silahturahmi dari sejumlah aktivis usai acara Open House Halal Bihalal Hari Raya Idul Fitri 1438 H di Istana Negara, Jakarta.

Dalam dialog antara GNPF MUI dengan Presiden Jokowi, sejumlah hal terkait kehidupan berbangsa dibahas. Salah satunya berkaitan dengan penegakan aspek keadilan dan hukum.

Pembina GNPF MUI Sobri Lubis mengatakan pertemuan tersebut merupakan harapan Rizieq Shihab. Rizieq, sebagaimana diketahui publik, juga merupakan salah satu inisiator terbentuknya GNPF MUI yang turut menahkodai sejumlah demonstrasi bertajuk 'aksi bela Islam' beberapa waktu lalu.

"Setelah pertemuan GNPF dengan presiden, Habib Rizieq sangat bersyukur. Karena ini sebenarnya program yang diharapkan Rizieq sejak awal. (Pada aksi) 411, kita sangat serius dialog dengan presiden," kata Sobri Lubis saat jumpa pers di AQL Islamic Center, Jakarta, Selasa (27/6/2017).

Lubis menambahkan, sejak awal Rizieq senantiasa meninginkan adanya dialog dengan pemerintah, agar tidak terjadi kesalahpahaman dalam menafsir isu yang sedang berkembang, khususnya isu-isu yang berkaitan dengan gerakan umat muslim di bawah komando GNPF MUI.

"Selama jalur dialog ini masih bisa, siapa tahu dengan dialog itu, bahasa Habib Rizieq, sekecil apa pun celahnya untuk bisa kedamaian kenapa enggak. Jadi ini bukan urusan hal baru," jelasnya.

FPI: Rizieq Aman dan Sehat di Yaman

Halaman: 
Penulis : Marselinus Gunas