logo


Subsidi Listrik akan Ditambah Perlu Suntikan Rp 1,7 Triliun

Penambahan ini diajukan karena adanya 2,4 juta pelanggan 900 VA yang mendapatkan subsidi. Tambahan 2,4 juta pelanggan itu, kata Jonan, masih akan diverifikasi oleh PT Perusahaan Listrik Negara

22 Juni 2017 10:55 WIB

dok. PLN

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Ignasius Jonan, menegaskan Kementerian ESDM akan mengusulkan tambahan subsidi listrik sebesar Rp 1,7 Triliun pada tahun ini. Usulan itu akan diajukan pada Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Negara Perubahan (RAPBN) 2017 bulan Juli mendatang.

Penambahan ini diajukan karena adanya 2,4 juta pelanggan 900 VA yang mendapatkan subsidi. Tambahan 2,4 juta pelanggan itu, kata Jonan, masih akan diverifikasi oleh PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) bersama Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM.

"Kalau itu terjadi, maka yang 900VA dari sekitar 4,1 juta pelanggan menjadi sekitar 6,5 juta pelanggan. Sehingga usulan kami di RAPBN-P 2017 yang akan kami paparkan kepada Komisi VII setelah libur itu ada kenaikan sebanyak Rp 1,7 triliun," ujar Jonan.


Jonan: Arahan Presiden, Tarif Listrik Tak Dinaikkan

Berdasarkan Data Center pusat pengaduan ada 27.000 pelanggan 900 VA yang dicabut subsidinya kemudian melakukan pengaduan. Mereka menganggap bahwa mereka berhak mendapatkan subsidi untuk golongan tersebut.

"Ada 27 juta yang terverifikasi ulang. Sedangkan 2,4 juta tambahan itu setelah verifikasi juga dikembalikan untuk dapat subsidi," kata Jonan.

Dari data pengaduan juga ditemukan beberapa pelanggan yang meminta pencabutan subsidi karena merasa tidak berhak. Sementara ada pula pelanggan yang meminta subsidi, tetapi setelah dicek ternyata tidak berhak.

"Ada juga 78 pelanggan yang secara sukarela menyampaikan bahwa saya tidak perlu disubsidi, hebat juga ya. Ada juga 74 pelanggan yang minta disubsidi ternyata setelah diverifikasi dan kami menganggap mereka tidak perlu disubsidi," jelas Jonan.

Eddy Soeparno: Persoalan Listrik di Cianjur Selatan Akan Diperjuangkan ke DPR

Halaman: 
Penulis : Marselinus Gunas