logo


Bangun PLTP Tulehu, PLN: Ini Berencana Investor Gathering

Ajakan untuk investor ini bukan tanpa alasan, mengingat PLN telah menghadirkan kapal pembangkit listrik atau Marine Vessel Power Plant (MVPP) dari Turki dengan kapasitas 60 Mega Watt (MW).

22 Juni 2017 01:00 WIB


MALUKU, JITUNEWS.COM- Setelah melakukan groundbreaking dalam pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Panasbumi (PLTP) Tulehu pada Selasa (20/6), kini PT PLN (Persero) mengundang investor untuk berinvestasi di Maluku. Hal ini sebagai bentuk memaksimalkan kapasitas listrik guna mendukung perekonomian.

"Ini berencana investor gathering, jadi industri harus ditarik," ujar Direktur Regional Wilayah Maluku Papua PT PLN, Haryanto WS, di Maluku Tengah, Rabu (21/6).

Ajakan untuk investor ini bukan tanpa alasan, mengingat PLN telah menghadirkan kapal pembangkit listrik atau Marine Vessel Power Plant (MVPP) dari Turki dengan kapasitas 60 Mega Watt (MW) untuk menambah pasokan listrik di Maluku.


Jonan Sebut Pelanggan Subsidi Listrik 900 VA Bertambah

Saat ini, industri potensial yang dikembangkan di Maluku antara lain industri perikanan dan home industry. Hariyanto menilai pembangunan infrastruktur listrik ini perlu dimanfaatkan untuk mendorong ekonomi. Sebab, bila tidak dimanfaatkan dapat membuat pemanfaatan infrastruktur listrik menjadi tidak optimal.

Sementara itu, Wakil Gubernur Maluku Zeth Sahubura mengatakan bahwa wilayah Maluku memiliki potensi besar di sektor perikanan. Terlebih wilayah Maluku merupakan kepulauan dengan luas lautan sekitar 92,4 persen, dan darat hanya sekitar 7,2 persen.

"Produksi ikan nasional sekitar 9 juta ton per tahun, Maluku sekitar 3,06 juta ton, sepertiga dari Maluku. Makanya kita mendorong investor untuk berinvestasi di Maluku," jelasnya.

Dalam hal ini, Sahubura memastikan menjaga situasi kondusif untuk mendukung jalannya investasi. Seperti stabilitas keamanan, kepastian hukum, pembangunan infrastruktur baik jalan maupun jembatan, serta investasi mendorong partisipasi masyarakat.

Disisi lain, PLN juga menyoroti akan kemampuan masyarakat untuk membiayai sambungan listrik. Hariyanto melihat bahwa masyarakat juga membutuhkan bantuan untuk hal tersebut.

"Saya berharap pemerintah daerah juga dapat membantu terutama untuk rumah tangga sasaran, Karena dengan dukungan pemerintah daerah ini juga diharapkan dapat optimalkan fasilitas listrik yang dibangun PLN," terangnya.

Dapat Dana USD 500Juta dari MIGA, PLN Garap Infrastruktur Kelistrikan Berbasis EBT dan Ramah Lingkungan

Halaman: 
Penulis : Garry Talentedo Kesawa, Ratna Wilandari