logo


"53 Hari Ngumpet di Arab Saudi, Sekarang Ngancam Mau Revolusi, Situ Sehat?"

Lewat akun Facebook-nya, Ade menyebut Rizieq takut pulang ke Indonesia

21 Juni 2017 03:13 WIB

Pakar komunikasi politik dari Universitas Indonesia (UI), Ade Armando
Pakar komunikasi politik dari Universitas Indonesia (UI), Ade Armando Ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Beberapa waktu lalu, santer diberitakan bahwa Imam Besar FPI, Habib Rizieq Shihab, meminta agar pakar hukum tata negara, Yusril Ihza Mahendra, menjembatani proses rekonsiliasi antara pemerintah dan GNPF-MUI.

Sebelumnya, Rizieq menegaskan, jika tawaran rekonsiliasi ditolak pemerintah maka dia bertekad melakukan revolusi.

Sontak, pernyataan Rizieq tersebut memantik komentar 'pedas' dari dosen Ilmu Komunikasi di Universitas Indonesia, Ade Armando.


Tanggapi Cuitan Marissa Haque, Ade Armando: Kalau Hati Sudah Dengki, Fitnah Apapun Akan Dipercaya

Lewat akun Facebook-nya, Ade menyebut Rizieq takut pulang ke Indonesia. Bahkan ia mengunggah meme yang menyindir ancaman revolusi dari tersangka kasus chat WhatsApp berkonten pornografi yang disebut-sebut telah melarikan diri ke Arab Saudi itu.

"Rizieq Shihab takut pulang ke Indonesia! Dari Arab Saudi, dia meminta pemerintah mengambil jalan damai dalam bentuk rekonsiliasi. Bila pemerintah menolak, dia mengancam akan revolusi!!!," tulis Ade, Minggu (18/6) lalu.

"53 hari ngumpet di Arab Saudi, sekarang ngancam mau revolusi, situ sehat?" Begitulah tulisan meme yang diunggah loyalis Presiden Joko Widodo dan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) ini.

Susno Duadji Buka-bukaan Soal Rahasia Kehidupannya

Pada kesempatan berbeda, Ketua Presidium Alumni 212, Ustaz Ansufri Idrus Sambo, mengaku, pihaknya siap mengawal keinginan Habib Rizieq Shihab, yang meminta Yusril Ihza Mahendra untuk menjembatani proses rekonsiliasi antara pemerintah dan GNPF-MUI.

OTT Gubernur Bengkulu oleh KPK, Mantan Kapolda Jabar: Saya Seperti Tersambar Petir

"Jika seruan dialog rekonsiliasi, demi kepentingan nasional yang kita tuntut, tidak digubris pemerintah Jokowi, ya tidak ada pilihan lain, sejak awal kita memang siap mengawal seruan revolusi yang dikomandoi para ulama," kata Sambo saat dihubungi, Senin (19/6) kemarin.

"53 Hari Ngumpet di Arab Saudi, Sekarang Ngancam Mau Revolusi, Situ Sehat?"

Lebih jauh, Sambo mengatakan, rencana tersebut juga telah dibicarakan dengan Ketua Penasehat Presidium Alumni 212, Amien Rais.

"Kalau Presiden Gak Bisa Berdialog dengan Amien dan Rizieq, Berpotensi Ada Kegaduhan Baru"

Sambo mengaku, mengapresiasi forum rekonsiliasi yang bertujuan untuk menghentikan segala kegaduhan yang selama ini terjadi.

Ucapan Selamat Novanto untuk Jokowi yang Berulang Tahun

"Penggalangan dan inisiasi yang kami lakukan lewat Komnas HAM adalah salah satu harapan agar adanya dialog rekonsiliasi," paparnya.

Ade Armando: Wahai Rizieq Segeralah Kembali Ke Indonesia, Firza Menunggu

Halaman: 
Penulis : Riana