logo


Muhammadiyah Dukung Mendikbud, Haedar: Kalau Soal Bangkrut, Kami yang Duluan Cemas

Menurutnya, kebijakan Mendikbud Muhadjir sudah tepat untuk penguatan pendidikan karakter apalagi dalam menghadapi era persaingan global

20 Juni 2017 06:00 WIB

Ketua Umum PP Muhammadiyah Dr. Haedar Nashir.
Ketua Umum PP Muhammadiyah Dr. Haedar Nashir. setkab.go.id

SUKOHARJO, JITUNEWS.COM - Ketum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir, berharap Presiden Joko Widodo tetap mendukung penuh dan melindungi kebijakan Mendikbud mengenai Full Day School

"Kami berharap agar Presiden memberikan penguatan, mem-back up, melindungi dan mendukung sepenuhnya Mendikbud atas kebijakan yang telah diambil," ucap Haedar di Universitas Muhammadiyah Surakarta, Kartasura, Sukoharjo, Senin (19/6).

Menurutnya, kebijakan Mendikbud Muhadjir sudah tepat untuk penguatan pendidikan karakter khususnya dalam menghadapi era persaingan global.


Kebijakan Full Day School, Arteria Dahlan: Mendikbud Keliru dan Gagal Paham

"Kebijakan pendidikan di Indonesia perlu lebih dinamis dan progresif untuk penguatan pendidikan karakter dan membangun daya saing bangsa agar tidak kalah oleh bangsa-bangsa lain. Oleh karena itu, kebijakan yang telah diambil Mendikbud tersebut dapat menjadi bagian dari revitalisasi pendidikan nasional menghadapi era persaingan global," jelasnya.

Kebijakan mengenai Full Day School tersebut menuai banyak pro dan kontra karena beberapa pihak khawatir kebijakan tersebut dapat membuat madrasah diniyah mengalami kebangkrutan. 

"Kalau itu (bangkrut) yang dikhawatirkan, seharusnya Muhammadiyah yang paling awal cemas. Tapi kami tidak. Muhammadiyah punya 24.000 murid TK/ABA, 15.500 siswa SD-SLA termasuk madrasah, belum lagi dinniyah informal," ucapnya.

MUI Sebut Jokowi 'Rombak' Full Day School, Muhammadiyah Tidak Yakin

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata