logo


Fary Francis: Lima Persoalan yang Ditemui Saat Mudik Lebaran Harus Diselesaikan

Lima persoalan itu ialah kelaikan moda transportasi, kemacetan di ruas jalan tol, penanganan kendaraan roda dua, harga karcis, dan pelayanan informasi kepada masyarakat.

19 Juni 2017 18:24 WIB

Ketua Komisi V DPR Fary Djemy Francis
Ketua Komisi V DPR Fary Djemy Francis dpr.go.id

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Ketua Komisi V DPR RI, Fary Francis meminta Kementerian Perhubungan, Kementerian PUPR, dan mitra komisi V lainnya melakukan terobosan untuk mengatasi lima persoalan yang selalu berulang saat mudik lebaran.

Dimana lima persoalan itu ialah kelaikan moda transportasi, kemacetan di ruas jalan tol, penanganan kendaraan roda dua, harga karcis, dan pelayanan informasi kepada masyarakat.

“Harus ada hal baru yang dilakukan sehingga persoalan yang berulang mudik lebaran di bidang infrastruktur diminimalisir,” kata Fary Francis di Jakarta, Senin (19/6).


Bina Marga Pastikan Sudah Tak Ada Lagi Jalan Berlubang di Jalur Mudik

Fary mengatakan bahwa pihaknya Komisi V telah menggelar rapat koordinasi bersama mitra dalam rangka persiapan infrastruktur mudik.

Dalam pertemuan itu, pemerintah telah menjelaskan terobosan yang akan ditempuh untuk mencegah maupun mengurai kemacetan serta memastikan kelaikan bus pengangkut penumpang mudik. Dimana terobosan itu adalah melakukan ram check pada bus untuk menjamin bus tersebut layak mengangkut penumpang. Bus yang sudah lolos ram check, dipasangkan stiker.

"Bus yang tidak dipasang stiker jangan diperbolehkan masuk terminal,” tandas Fary.

Kemudian, kata Politisi Gerindra ini, Informasi mengenai langkah-langkah yang diambil pemerintah harus disampaikan juga kepada masyarakat seperti melalui videotron yang dipasang di pintu masuk tol. Saat ini pemerintah telah memasang videotron di dua titik dari enam titik yang direncanakan.

Dengan menyampaikan informasi secara akurat kepada penumpang, ia berharap persoalan yang berhubungan dengan mudik dapat diatasi, termasuk informasi mengenai Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) mobile yang disiapkan oleh PT Pertamina.

“Pertamina janji mengantarkan bahan bakar menggunakan sepeda motor untuk kendaraan yang kehabisan bahan bakar di tol. Informasi ini juga harus sampai kepada masyarakat,” pungkasnya.

Skenario Basarnas Selamatkan Pemudik Darurat Medis dari Kemacetan

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar, Ratna Wilandari