logo


Luhut Minta PLN Tingkatkan TKDN Ketimbang Impor Komponen

PLN hingga kini masih mengimpor komponen seperti boiler maupun turbin yang didominasi dari Jepang 47,5 persen, Eropa serta India.

19 Juni 2017 16:30 WIB

dok. PLN

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan meminta PT PLN (Persero) untuk mengurangi impor komponen dalam pembangunan pembangkit listrik. Hal ini diungkapkan Direktur Perencanaan PT PLN Nicke Widyawati, saat Rapat Koordinasi dengan Menko Maritim, dan Badan Pengkajian Penerapan Teknologi (BPPT).

Menurut Nicke, PLN hingga kini masih mengimpor komponen seperti boiler maupun turbin yang didominasi dari Jepang 47,5 persen, Eropa serta India. Untuk itu, Luhut meminta agar PLN bisa lebih meningkatkan Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN).

“Kita diminta Pak Luhut untuk menyusun roadmap TKDN untuk equipment apa peralatan apa yang bisa diproduksi di dalam negeri. Kemudian tahapan supaya sampai kesitu gimana,” ujarnya di Gedung BPPT, Jakarta, Senin (19/6).


Perkuat Pasokan Listrik Dilokasi SKPT, KKP Rangkul PLN

Saat ini, dari target 40 persen TKDN yang ditetapkan oleh Kementerian Perindustrian, PLN baru menyanggupi 32 persen. Nicke mengaku bahwa pihaknya akan berusaha untuk mencapai target tersebut.

"Itu harus kita capai, tergantung pembangkit ada skala 25 persen, 50 persen, 100 persen dan sebagainya. Kalau yang kecil kita sudah lebih tinggi, tapi kan kita perlu tingkatkan terus ke yang super critical. Jadi, tadi baru diminta membentuk tim, nanti setelah itu,” terangnya.

Kendati demikian, Nicke mengaku bahwa untuk meningkatkan TKDN tidaklah semudah yang dipikirkan. Karena membutuhkan perencanaan yang sangat matang.

“Kan itu perlu detailkan bagaimana mencapai itu, perencanaannya enggak bisa PLN sendiri. Jadi, tadi ada BPPT, Kemenko, nanti difasilitasi dikoordinasinya dari sini. Kemudian dengan PLN, perbankan bagaimana supaya ada pendanaan yang kompetitif,” paparnya

PLN Siap Mendukung Program Pengembangan Ikan Berkelanjutan KKP

Halaman: 
Penulis : Garry Talentedo Kesawa, Ratna Wilandari