logo


Mendekati Hari-H Lebaran, Pemerintah Diminta Antisipasi Lonjakan Harga Daging

Permintaan konsumsi daging semakin banyak menjelang hari-H Lebaran.

19 Juni 2017 14:21 WIB

Pedagang daging sapi.
Pedagang daging sapi. dok. Jitunews

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Pengamat Pertanian, Khudori, mengingatkan pemerintah agar mengambil langkah antisipasi terhadap tren kenaikan harga daging sapi di pasar. Pasalnya, beberapa hari belakangan ini terjadi lonjakan harga sejumlah komoditas pangan termasuk daging sapi.

"Pemerintah perlu memperkuat pasokan daging di pasar, karena permintaan masyarakat sudah semakin tinggi, maka dampaknya harga menjadi naik," demikian kata Khudori saat dihubungi Jitunews.com, Senin (19/6).

Lebih lanjut, Khudori mengatakan bahwa terjadinya kenaikan harga daging lebih dikarenakan permintaan daging semakin banyak menjelang hari-H Lebaran. "Mungkin mereka beli untuk persiapan hari raya, makanya disiapkan dari sekarang," katanya.


Hore, Versi KPPU Harga Daging Sapi Jelang Lebaran Masih Stabil

Menurutnya, untuk mengatasi tren kenaikan harga daging sapi tersebut, pemerintah perlu menambah jumlah pasokan daging ke pasar-pasar yang ada sehingga harga tetap stabil. "Kendati ada lonjakan permintaan, kalau stoknya tetap stabil, maka tidak akan berdampak pada harga," tambahnya.

Seperti diketahui, saat ini terjadi lonjakan harga daging di pasar-pasar di Jakarta, yang tadinya berada di kisaran Rp 115.000/kg s.d. Rp 120.000/kg sekarang sudah terus merangkak hingga Rp 130.000/kg.

"Kalau tidak diantisipasi bukan tidak mungkin kenaikan harga ini akan terus berlanjut," tukasnya.

Jamin Stok Sapi Potong Aman, KPPU Awasi Ketat 36 Feedloter Jelang Lebaran

Halaman: 
Penulis : Siprianus Jewarut, Nugrahenny Putri Untari
 
xxx bf videos xnxx video hd free porn free sex