logo


Adanya Benih Subsidi, Pengamat: Hanya untuk Membawa Hama Baru ke Tanaman Petani

Kekeliruan terbesar dari pemerintah adalah dalam melakukan penyaluran benih subsidi tidak melakukan langkah pengamatan lapangan terkait jenis benih yang mana yang sesuai dan adaptif dengan daerah tertentu

19 Juni 2017 11:02 WIB

Ilustrasi petani menanam benih padi.
Ilustrasi petani menanam benih padi. Gettyimages

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Pengamat Ekonomi Pertanian, Andi Sinulingga mengatakan bahwa langkah penyaluran benih subsidi yang saat ini dilakukan oleh pemerintah tidak memberi efek positif terhadap peningkatan produksi padi petani. Pasalnya yang terjadi adalah justru membawa hama dan penyakit baru terhadap tanaman pangan petani di daerah.

“Dulu para petani kita sudah sangat senang dengan varietas benih lokal yang ada di daerahnya masing-masing, dan hama penyakitnya sedikit. Tetapi sekarang justru penyakit semakin bertambah seiring dengan adanya subsidi benih pemerintah,” kata Andi Sinulingga saat dihubungi Jitunews.com, Senin (19/6).

Lebih lanjut, Ia mengatakan dalih pemerintah menyalurkan benih dengan varietas unggul justru memberi petaka bagi para petani di daerah. “Banyak hama dan penyakit tanaman baru bermunculan menyerang tanaman petani, membuat petani semakin kesulitan untuk mengolah lahanya, karena cara penanganan untuk setiap penyakit yang ada tentunya berbeda-beda, sementara petani di desa tidak memiliki kemampuan untuk itu,” jelasnya.


Pengamat: Pemerintah Harus Cepat Meredam Maraknya Black Campaign Sawit Asal Indonesia

Menurutnya kekeliruan terbesar dari pemerintah khususnya kementerian pertanian adalah dalam melakukan penyaluran benih subsidi tidak pernah melakukan langkah pengamatan lapangan terkait jenis benih yang mana yang sesuai dan adaptif dengan daerah tertentu.

“Dengan berdalih varietas unggul, maka kemudian benih tersebut di kirim ke daerah. Dan celakanya benih tersebut harus di tanam, bila ingin mendapatkan bantuan dari pemerintah. Maka dampak lanjutnya hama mulai berkembang dengan sangat pesat. Bukanya menambah produksi justru menyulitkan para petani di daerah,” katanya.

Maka menurutnya klaim pemerintah yang mengatakan bahwa langkah penyaluran benih bersubsidi mampu meningkatkan produksi pangan di daerah justru tidak benar, karena sebenarnya yang terjadi adalah justru menyulitkan para petani di daerah dengan munculnya berbagai jenis penyakit dan hama tanaman baru.

Sementara itu, Ia juga menilai bahwa langkah pemerintah untuk memberantas hama pada tanaman tersebut dinilai sangat lamban.

Kementan Mengklaim, Sejumlah Program Unggulan Kementan Langsung Dirasakan Para Petani

Halaman: 
Penulis : Siprianus Jewarut, Aurora Denata