logo


Ini Puncak Kemacetan Mudik 2017 Versi Polisi

Jadi, jika di jalan tol terjadi kemacetan, menurut Royke, akan ada buka tutup jalan. Tapi syaratnya, buka tutup pintu tol itu harus berdasarkan data otentik.

19 Juni 2017 05:00 WIB

Ilustrasi.
Ilustrasi. Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Kakorlantas Polri Irjen Pol. Royke Lumowa menuturkan bahwa puncak kemacetan pada mudik hari raya Idul Fitri 1438 Hijriah akan terjadi pada tanggal 22, 23, dan 24 Juni 2017.

"Puncaknya itu tanggal 22 malam dan tanggal 23 penuh dan tanggal 24 penuh. Diprediksi kepadatan sekitar 1,5 juta pemudik dimulai H-4," kata Irjen Pol Royke kepada Jitunews.com, di Wisma Kemenpora, Senayan Jakarta, Minggu (18/06/2017).

Jadi, jika di jalan tol terjadi kemacetan, menurut Royke, akan ada buka tutup jalan. Tapi syaratnya, buka tutup pintu tol itu harus berdasarkan data otentik.


Banyaknya Hari Libur, Menhub: Arus Mudik Tidak Terlalu Padat

"Kami dibantu oleh Jasa Marga yang namanya RTMF. Jadi ada perhitungan-perhitungan berapa gate. Jadi tindakan yang harus dilakukan di persimpangan tol itu seperti apa itu berdasarkan data volume kendaraan yang sudah meningkat," papar ia melanjutkan

Royke pun memberikan contoh. Jika misalnya, volume kendaraan yang masuk dalam Cikarang Utama (Cikarut) masuk Cikampek, Cipali dan berikutnya itu sudah menumpuk. Maka pihak Kepolisian akan mengambil langkah-langkah berupa Gate Palimanan.

"Kemudian exit-exit dari Kanci, Brebes Barat dan Brebes Timur itu sudah kita buka dua jam kemudian," ujarnya menegaskan.

Pihaknya pun mempunyai lima skenario besar untuk mudik nasional ditambah dua skenario untuk arus balik demi kenyamanan pemudik.

"Kemudian banyak pengalihan arus sesuai skenario. Skenario akhir yang paling parah dan mudah-mudahan ini tidak terjadi kalau Pantura sudah stuck kita harus mengalirkan kendaraan ke arah Selatan. Jadi Selatan ini belum jenuh. Kalau sudah jenuh harus buka tutup, buka tutup," paparnya lagi menjelaskan.

Masih dari penuturan Irjen Royke, bahwa anak buahnya mendapatkan informasi kemacetan ketika mudik atau arus balik itu dengan berbagai cara. Baik melalui HT (handy talky) antar personel, pos komando, CCTV, grup Whatsapp, dan sebagainya. Semua yang telah dilakukan sudah sesuai standar SOP.

Terakhir, Royke menyarankan, bagi pemudik yang ingin mendapatkan informasi seputar mudik 2017 bisa mengunduh aplikasi NTMC di Playstore.

"Ada info penting misalnya, di depan ada kebakaran, jalan macet, nomer penting, ambulans sepeda motor yang disiapkan di rest area atau bengkel montir yang pake sepeda motor," tandasnya.

Ini Dia Terobosan yang Dilakukan Kemenhub di Mudik 2017

Halaman: 
Penulis : Ferro Maulana, Syukron Fadillah