logo


Presiden Jokowi: Keberagaman Kita Itu Takdir Allah

Indonesia memiliki ribuan pulau dan ratusan suku.

17 Juni 2017 05:37 WIB

Presiden joko widodo
Presiden joko widodo istimewa

WONOSOBO, JITUNEWS.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) melaksanakan ibadah salat tarawih di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Asy’ariyyah, Kalibeber, Mojotengah, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, Jumat (16/6) malam.

Dalam sambutannya, Presiden kembali mengingatkan masyarakat untuk saling menghormati perbedaan yang ada. Indonesia yang memiliki 17.000 pulau, 516 kabupaten/kota, 34 provinsi, 714 suku yang beragam, dan 1.100 lebih bahasa lokal, disebut Presiden sebagai anugerah Tuhan yang luar biasa.

"Inilah negara besar yang dianugerahkan Allah kepada kita. Keberagaman adalah takdir Allah, adalah hukum Allah yang diberikan kepada kita," ujar Presiden Jokowi.


Sah, Jokowi Teken 23 Juni Mulai Cuti Bersama

Dalam paparannya kali ini, Presiden juga kembali mengingatkan soal ukhuwah wathaniyah yang harus dijaga dengan baik. "Kita ini memang berbeda-beda, agama beda-beda, ada Islam, ada Kristen, ada Katolik, ada Hindu, ada Budha ada Konghucu. Itu takdir Allah," ujarnya.

Oleh sebab itu, Presiden mengimbau agar persatuan dan kesatuan tetap dijaga. Jangan sampai ada permusuhan yang timbul hanya karena antarumat beragama saling mengejek dan menghina.

Pada kesempatan tersebut, Presiden juga menuliskan huruf "ba" dari lafal "bismillah" AlFatihah sebagai awal mula pembuatan Alquran akbar yang ke-7. Pembuatan Alquran tersebut diprediksi akan memakan waktu kurang lebih 2 tahun 40 hari.

Presiden Tambah Cuti Bersama, Puncak Arus Mudik Diprediksi Terjadi Mulai H-3

Halaman: 
Penulis : Nugrahenny Putri Untari