logo


Kehadiran Satgas Pangan Mampu Menurunkan Harga Pangan di Pasar

Pedagang mengakui bahwa satgas yang dibentuk pemerintah efektif untuk menurunkan harga pangan di Pasar.

16 Juni 2017 11:25 WIB

Penjual sayuran menunggu pembeli di salah satu pasar di Jakarta.
Penjual sayuran menunggu pembeli di salah satu pasar di Jakarta. Jitunews/Latiko A.D

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Strategi pemerintah dalam membentuk satuan tugas khusus pangan (Satgas Pangan) memberi dampak cukup besar pada kestabilan harga pangan di pasar. Kehadiran Satgas pangan mengurangi perilaku nakal para spekulan dalam melakukan penimbunan barang pangan untuk mengendalikan harga di pasar.

Hadi (32) salah satu pedagang beras di Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC) mengakui bahwa Satgas yang dibentuk pemerintah cukup efektif dalam menjaga kestabilan harga pangan di pasar khususnya beras.

“Dulu pada saat panen padi bulan Juni, biasanya gabah yang dibeli disimpan dalam gudang sebagai stok. Tetapi sekarang hal itu tidak dilakukan lagi karena takut disidak oleh Satgas pangan,” demikian kata Hadi saat ditemui Jitunews.com, di PIBC, Jumat (16/6).


KPPU Diminta Bongkar Permainan Harga Bawang Putih

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa dengan stabilnya persediaan beras di PIBC, harga berada pada tataran normal.

“Bahkan saat ini tren penurunan harga beras mulai terjadi, sebelum-sebelumnya pada bulan seperti ini harga pasti naik, tetapi sekarang masih normal dan justru ada tren penurunan harga,” paparnya.

Ia menjelaskan bahwa jenis beras tertentu terjadi tren penurunan harga, terutama beras IR-2 yang sebelumnya Rp 9.500/kg kini menjadi Rp 9.400/kg, IR-3 yang sebelumnya Rp 8.000/kg sekarang menjadi Rp 7.900/kg.

Pengamat: Pemerintah Harus Cepat Atasi Anjloknya Harga Ayam di Pasar

Halaman: 
Penulis : Siprianus Jewarut, Ratna Wilandari