logo


Novel Curhat ke Majalah Time, Masinton: Itu untuk Merusak Reputasi Polisi

Pernyataan yang dilontarkan oleh penyidik KPK, Nove Baswedan, Menurut Masinton Pasaribuan menimbulkan berbagai spekulasi.

16 Juni 2017 10:03 WIB

Politisi PDIP Masinton Pasaribu.
Politisi PDIP Masinton Pasaribu. Jitunews/Latiko A.D

JAKARTA, JITUNEWS.COMPengakuan mengejutkan dari penyidik senior KPK, Novel Baswedan, yang menuding keterlibatan oknum jenderal polisi dalam kasus penyiraman air keras membuat Anggota Komisi III DPR RI, Masinton Pasaribu, ikut berkomentar.

Menurutnya, pernyataan Novel itu bisa memicu berbagai anggapan atau spekulasi di masyarakat. Ada yang mungkin beranggapan bahwa tudingan Novel itu memiliki motif lain di luar hukum seperti mendapatkan simpati dan perhatian publik.

"Tudingan tersebut mungkin dimaksudkan untuk merusak reputasi Kepolisian di mata internasional. Sebab selama ini kinerja Polri mendapat apresiasi baik oleh dunia internasional dalam penanganan terorisme," katanya, Kamis (15/6).


Habib Rizieq Bertemu Petinggi PKS, Sugito: Mereka Sepakat Jaga NKRI

Di sisi lain, Masinton meminta Kepolisian untuk mengusut tuntas pernyataan Novel Baswedan tersebut. Ia meminta Polri untuk mengirimkan tim penyidik ke Singapura.

"Mabes Polri bisa kirimkan kembali tim penyelidik ke Singapura untuk mendalami keterangan Novel dan memanggil pihak pemberi informasi kepada Novel," tuturnya.

Langkah tersebut, menurut politisi partai PDIP itu, penting dilakukan agar pernyataan penyidik KPK tersebut tidak berkembang menjadi opini publik.

Bukan Hanya Sebagai Keluarga, Anies Ingin Kasus Novel Bisa Dituntaskan dengan Niat

Halaman: 
Penulis : Ratna Wilandari