logo


Kesandung Investasi, Ustadz Kondang Ini Dipidanakan Warga Surabaya

Laporan tersebut terkait investasi Condotel Moya Vidi di Yogyakarta yang dinilai bermasalah.

16 Juni 2017 00:58 WIB

Ustad Yusuf Mansur.
Ustad Yusuf Mansur. dok. Yusufmansur.com

SURABAYA, JITUNEWS.COM - Ustadz Yusuf Mansur dilaporkan ke Polda Jawa Timur oleh sejumlah orang dari Surabaya. Usut punya usut, laporan tersebut terkait investasi Condotel Moya Vidi di Yogyakarta yang dinilai bermasalah.

"Korban sudah mulai bermunculan. Di Surabaya baru empat yang menguasakan kepada kami untuk mempolisikan masalah ini," beber kuasa hukum para korban, Sudarso Arief Bakuma, di Mapolda Jatim, Kamis (15/6).

Sudarso mengatakan, program investasi milik Yusuf Mansur beraneka macam. Rata-rata korban di Surabaya memiliki minimal tiga sertifikat. Tiap sertifikat itu bernilai Rp 2,7 juta.


Usai 'Sentil' Nusron Wahid, Ustad Yusuf Mansur Dapat Sindiran Pedas

"Yang saya tahu, investasinya itu ada yang berbentuk investasi usaha patungan, patungan aset, investasi konsisten dan ada juga investasi haji dan umroh," kata dia.

Lebih jauh, Sudarso mengatakan, pada tahun 2013, Otoritas Jasa Keuangan sempat menghentikan investasi aset Yusuf Mansur. Namun, Yusuf Mansur justru membuat investasi bentuk baru dan korbannya berjumlah dua ribu orang.

Sudarso menjelaskan, awalnya Yusuf Mansur menjanjikan setelah investasi dikumpulkan, nantinya investasi tersebut akan dibangun. Setelah itu, investasi Condotel Moya Vidi tersebut tidak jadi dibangun dan dialihkan. Namun, sampai sekarang justru semakin tidak jelas.

"Jika ada yang ingin mendapatkan kembali uang investasinya, bisa kami fasilitasi," kata Sudarso.

Pada bulan Agustus 2016, melalui kuasa hukum, Sudarso Arief Bakuma melaporkan Yusuf Mansur ke Bareskrim Polri dengan tuduhan Tindak Pidana Penipuan dan Penggelapan. (Antara)

Ustadz Yusuf Mansur Disebut Mirip Pahlawan Bertopeng, Ini Alasannya

Halaman: 
Penulis : Riana