logo


Cegah Kebakaran, Ini Kiat Merawat Kompor yang Benar dari Chef Profesional

Kompor yang dinyalakan setiap hari tanpa dirawat bisa membahayakan jiwa manusia, oleh karena itu, simak tipsnya berikut ini.

15 Juni 2017 22:32 WIB

Chef Andry Abboud memberikan tips dalam merawat kompor gas, Kamis (15/6).
Chef Andry Abboud memberikan tips dalam merawat kompor gas, Kamis (15/6). Jitunews/Ferro

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Kompor gas merupakan benda wajib yang ada pada setiap dapur rumah tangga. Selain difungsikan untuk memasak makanan, seringkali tidak semua orang peduli bagaimana cara merawatnya agar tidak mudah rusak.

Padahal, kompor yang dinyalakan setiap hari tanpa dirawat bisa membahayakan jiwa manusia. Apalagi performanya juga bisa menurun. Panas yang tidak teratur dengan penggunaan gas yang jadi boros malah bikin kompor cepat rusak.

Chef Andry Abboud memberikan tips dalam merawat kompor gas. Menurut Chef Andry setiap selesai memasak, kita harus membiasakan untuk membersihkan kompor dengan mencuci mata kompor. Kemudian dikeringkan hingga bersih.


Ini Rahasia Alis Cantik dan Tebal Secara Alami

"Yang bisa dicopot ya dicopot lalu dikeringkan hingga bersih. Karena mungkin ada minyak atau bahan makanan yang bisa menyumbat mata kompornya tersebut. Yang bisa menghambat keluarnya gas," terang Chef Andry kepada Jitunews.com, di Rumah Susun Klender, Jakarta Timur, Kamis (15/6/).

Masih dari penuturan Chef Andry, hal kedua yang harus diperhatikan yaitu pipa dan gas yang terhubung ke kompor. Karena kompor selalu digunakan setiap hari, seringkali selang yang terhubung antara gas dengan kompor tersebut dapat meleleh akibat dari kena minyak atau suhu yang panas. Dampak yang ditimbulkan yakni kebocoran gas yang menyebabkan kebakaran.

"Mungkin kita memakai kompor yang kurang bagus, sehingga selangnya itu karena kita pakai kompor setiap hari, mungkin agak meleleh atau mungkin kena minyak atau kena panas sehingga melar atau apapun juga," jelasnya.

"Itu sering terjadi seperti itu sehingga apakah dia (kompor) terjadi kebocoran di selangnya atau malah nggak bisa nyala sama sekali, karena gasnya sudah keluar sebelum nyampe di kompor seperti itu," katanya lagi menambahkan.

Di tempat dan kesempatan yang sama, Chef Andry menyarankan kepada para ibu Indonesia untuk memakai gas dari perusahaan gas negara (PGN). Alasannya, kata ia, selain murah, gas PGN juga kualitasnya bagus untuk memasak. Karena tekanan gasnya itu pengaruh sekali terhadap besar dan kecilnya api.

"Daripada kita pakai tabung, alangkah baik kalau kita pakai rangkaian gas dari PGN ini. karena tekanan gasnya stabil buat api kita dan juga supply-nya juga stabil. Seringkali kalau kita pakai tabung di Indonesia, supply tabung sering habis pada akhirnya kita kesulitan untuk masak," paparnya.

Terakhir, lanjut Chef kelahiran Bogor 16 September 1974 ini, bagi yang memakai gas PGN untuk memperhatikan pemakaiannya terutama kran pusat yang di kompor tersebut. Lantaran sering terjadi kebocoran hingga tagihan membengkak. Kita pun suka lupa menutup kran di pusatnya. Sementara, aliran gas jalan terus.

"Kalau emang karena tagihan itu nggak bahaya ya. Kalau bahaya itu kalau ruangan tertutup, gasnya jalan terus kemudian ada percikan api itu sering terjadi kebakaran," tutupnya.

Begini Cara Membedakan Smartphone Samsung Asli dan Palsu

Halaman: 
Penulis : Ferro Maulana, Ratna Wilandari