logo


Wiranto Ingin Wilayah Perbatasan Selalu Siaga Cegah Maute Terobos Indonesia

Kelompok Maute yang digempur di Marawi merupakan sayap ISIS yang harus diwaspadai.

15 Juni 2017 05:39 WIB

Menko Polhukam Wiranto.
Menko Polhukam Wiranto. setkab.go.id

MANADO, JITUNEWS.COM - Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Wiranto, berharap wilayah Indonesia aman dari ISIS setelah insiden yang terjadi di Marawi, Filipina, beberapa waktu terakhir. Pasalnya, kelompok Maute yang digempur di Marawi merupakan sayap ISIS yang harus diwaspadai.

Hal tersebut disampaikan Wiranto usai menghadiri Rapat Koordinasi dengan sejumlah aparat dan pejabat wilayah perbatasan Filipina, di Manado, Sulawesi Utara, Rabu (14/6).

"Rakor ini tentang bagaimana kita mewaspadai aksi terorisme. Kita mencoba mewaspadai jangan sampai gempuran di Marawi bisa sampai ada yang lolos ke Indonesia. Kita semua tahu kelompok Maute di Marawi merupakan bagian dari ISIS. Jangan sampai (masuk ke Indonesia," kata Wiranto.


Wiranto: Butuh Dana 5 Miliar untuk Biayai Pembubaran Ormas Anti-Pancasila

Wiranto pun mengapresiasi persiapan yang telah dilakukan sejumlah pihak demi melindungi wilayah Indonesia dari kelompok Maute.

"Ternyata sejumlah langkah antisipasi telah dilakukan untuk mencegah masuknya unsur-unsur Marawi ke Indonesia," ujarnya.

Menurut Wiranto, kesiapan aparat di perbatasan merupakan kunci utama dalam mencegah masuknya kelompok-kelompok pemberontak Marawi tersebut. Akan tetapi, perlu juga adanya partisipasi masyarakat dalam memberikan informasi tentang kelompok maupun orang yang mencurigakan di sekitar wilayahnya.

Wiranto: Jangan Sewenang-wenang Menuduh Ormas

Halaman: 
Penulis : Nugrahenny Putri Untari