logo


Ada Sel Mewah di Cipinang, PDIP Malah Pertanyakan Kewenangan BNN

Kata Junimart, dua bulan yang lalu dirinya bersama beberapa anggota Komisi Hukum lainnya sudah berkunjung ke Lapas Cipinang. Namun di sana, ia sama sekali tak menemukan keberadaan sel mewah itu.

14 Juni 2017 01:37 WIB

Junimart Girsang.
Junimart Girsang. Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Penyidik Badan Narkotika Nasional (BNN) menemukan ruangan sel mewah yang ditempati narapidana di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Cipinang, Jakarta Timur. Keberadaan sel mewah tersebut terungkap saat penyidik BNN melakukan penggeledahan pada 31 Mei 2017 lalu. Terkait hal itu, Anggota Komisi III DPR, Junimart Girsang, pun angkat suara.

Junimart kaget bukan kepalang soal hasil sidak yang dilakukan BNN tersebut. Pasalnya kata politikus PDIP itu, dua bulan yang lalu dirinya bersama beberapa anggota Komisi Hukum lainnya sudah berkunjung ke Lapas Cipinang. Namun di sana, ia sama sekali tak menemukan keberadaan sel mewah itu.

"‎‎Cuma terakhir saya ke sana, saya lihat clear ya. Bersih. Itu dua bulan lalu. Termasuk ke Cipinang dan Salemba," tukas Junimart di Kompleks DPR, Jakarta, Selasa (13/6).


Hatta Taliwang Ditangkap, Junimart Girsang: Polisi Tentu Punya Bukti Cukup

Lantas, Junimart mengatakan, informasi dari BNN perlu dikonfirmasi kepada Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM‎.

"Begini, ini yang perlu kita kaji, bagaimana mungkin misalnya BNN bisa menginformasikan sedemikian sementara itu bukan ranah BNN sendiri. Oleh karena itu akan kita kroscek melalui kesekretariat untuk melakukan lakukan fungsi koordinasi dan komunikasi dengan Pak Dirjen (Pas). Kalau diharuskan ke sana (lapas), ya kita ke sana," tutur dia.

Diwartakan sebelumnya, BNN menggeledah sel terpidana Haryanto Chandra alias Gombak di Lapas Cipinang, pada 31 Mei 2017. BNN banyak menemukan fasilitas yang tak seharusnya digunakan terpidana selama berada di lapas.

BNN menemukan satu unit laptop, satu unit iPad, empat unit telepon genggam, satu unit token, pendingin udara, akuarium ikan Arwana, CCTV khusus, dan menu makanan spesial. Bahkan, terpidana itu disebut bisa leluasa mengonsumsi narkoba.

Penggeledahan merupakan bagian pengembangan kasus tindak pidana pencucian uang dengan tersangka LLT, A, CJ, dan CSN alias Calvin.

 

FPI Minta Ahok Dipindahkan Lagi ke Rutan Cipinang, Alasannya Mengejutkan..

Halaman: 
Penulis : Riana