logo


Pedagang: Harga Daging di Pasar Stabil karena Ada Alternatif Daging Kerbau Impor

Masuknya daging sapi dan kerbau impor bisa menjadi alternatif pilihan untuk masyarakat.

13 Juni 2017 13:36 WIB

Acara diskusi Efektifitas dan Aspek Legal Intervensi Harga Daging (sapi) di Hotel Ibis, Jakarta, Selasa (13/6).
Acara diskusi Efektifitas dan Aspek Legal Intervensi Harga Daging (sapi) di Hotel Ibis, Jakarta, Selasa (13/6). Jitunews/Siprianus Jewarut

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Asnawi, salah seorang pedagang daging sapi di Jakarta, mengatakan bahwa pengendalian harga daging yang dilakukan pemerintah saat ini mampu menstabilkan harga daging di pasar.

"Saat ini harga daging di pasar relatif stabil. Hal ini terjadi karena ada alternatif daging kerbau impor yang dilakukan pemerintah dalam menjaga stabilitas harga daging di pasar," ujar Asnawi dalam sebuah diskusi publik di Jakarta, Selasa(13/6).

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa masuknya daging sapi dan kerbau impor saat ini mampu memberikan alternatif pilihan daging kepada masyarakat.


Jangan Konsumsi Daging dan Telur Berlebihan Saat Sahur

"Saat ini pedagang ada pilihan daging di pasar, ada daging kerbau dan ada daging sapi. Dengan adanya daging kerbau tersebut, harga daging masih berada dalam kondisi normal," katanya.

Sementara itu, di lokasi fidlooter harga daging masih berada pada kondisi normal dan bahkan mengalami penurunan.

"Posisi karkas saat ini trennya berada di angka 87-88, biasanya kalau masuk musim lebaran seperti saat ini harganya mencapai 89-90," jelasnya.

Ia juga mengatakan, harga daging merah masih sangat stabil, belum ada pergolakan harga yang signifikan di pasar.

Harga Tetap Tinggi, Padahal Jutaan Ton Daging Impor Didatangkan

Halaman: 
Penulis : Siprianus Jewarut, Ratna Wilandari