logo


Presiden Jokowi: KPK Harus Kuat, Jangan Kendur

Selain itu, KPK juga diharapkan terus mampu mengambil keputusan secara independen

13 Juni 2017 12:35 WIB

Presiden Joko Widodo.
Presiden Joko Widodo. Setkab.go.id

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) ingin Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tetap kuat dan solid guna memberantas segala bentuk tindakan korupsi yang masih marak terjadi di negeri ini.

"Saya tidak ingin KPK lemah. KPK harus kuat karena kita masih butuh sekali KPK untuk melakukan upaya pemberantasan korupsi. Tidak boleh kendur," kata Presiden, di Istana Negara, Selasa (13/6).

Sang Ayah Dituduh Korupsi Alkes, Hanum Rais: Ini Salah Satu Akal-akalan


TNI dan Masyarakat Akan Gelar Doa Bersama 17 17 17

Presiden juga mengungkapkan bahwa KPK harus menjadi lembaga yang kuat. Seluruh warga negara juga harus turut andil dalam pengawasan pemberantasan korupsi.

Dituduh Sebagai Penyebar Chat Rizieq-Firza, BIN Tegas Bilang Begini..

Selain itu, KPK juga diharapkan terus mampu mengambil keputusan secara independen, tanpa terpengaruh kelompok-kelompok maupun golongan-golongan tertentu.

"Kalau Habib Rizieq Tak Pulang Hingga Lebaran, Kami akan Kerahkan Massa"

"Kita perlu KPK yang kuat, KPK yang independen, dan pemikiran tersebut harus menjadi sebuah landasan dalam upaya kita bersama dalam memberantas korupsi. Jangan sampai punya pikiran untuk melemahkan KPK," ujarnya.

Teman Ahok Akhirnya Menang di Mahkamah Konstitusi

Ditanya soal Pansus hak angket KPK yang saat ini masih bergulir dan berpotensi melemahkan KPK, Presiden enggan menjawabnya. Menurutnya, hal tersebut merupakan ranah Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

KPK Tak Perlu Minta Bantuan Presiden Soal Pansus di DPR

Halaman: 
Penulis : Nugrahenny Putri Untari