logo


BPH Migas Jamin Sektor ESDM Aman Saat Lebaran

Stok BBM dan LPG kini berada dalam posisi aman.

13 Juni 2017 01:19 WIB

Konfrensi pers hasil pelaksanaan Posko Nasional ESDM di kantor BPH Migas, Jakarta, Senin (12/6).
Konfrensi pers hasil pelaksanaan Posko Nasional ESDM di kantor BPH Migas, Jakarta, Senin (12/6). Jitunews/Rezaldy

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Sesuai instruksi Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) pada tanggal 29 Mei 2017, Kepala BPH Migas, Fanshurullah Asa, ditunjuk sebagai Koordinator Posko Nasional ESDM untuk Hari Raya Idul Fitri 1438 H 2017.

Posko Nasional ESDM ini telah dilaksanakan sejak tanggal 10 Juni 2017 kemarin. Sampai saat ini, telah dilakukan pemantauan terhadap beberapa informasi di lapangan, seperti kondisi stok BBM dan LPG, sektor ketenagalistrikan, maupun kebencanaan geologi.

Untuk sektor BBM, menurut Ibnu Fajar, Komite BPH Migas, stok BBM dan LPG kini berada dalam posisi aman.


BPH MIGAS Sosialisasi Pengenaan Biaya Minimum 4M Kubik/Bulan

"Kalau dari sisi kami, ketersediaan BBM dan LPG kita pastikan aman dan dapat terpenuhi, baik sebelum maupun sesudah lebaran. Yang diharapkan, pada saat arus mudik nanti tidak lagi terjadi kelangkaan bahan bakar di jalur mudik," ujar Ibnu di kantor BPH Migas, Mampang, Jakarta Selatan, Senin (12/6).

Lebih lanjut Ibnu menjelaskan bahwa Pertamina nantinya akan menyediakan sepeda motor sebagai pengangkut bahan bakar kemasan. Hal ini dilakukan untuk membantu para pemudik yang mengalami kehabisan bahan bakar di tengah jalan.

"Ketika ada kemacetan luar biasa dan kehabisan BBM di tengah jalan, akan ada Tim Posko Nasional dari kios menuju ke mobil yang kehabisan BBM. Itu rencananya ada sekitar 50-60 titik sepanjang Jawa Barat sampai Jawa Tengah yang diperkirakan sebagai wilayah yang akan mengalami kemacetan parah," terangnya.

Mengenai stok BBM secara nasional, Ibnu mengatakan bahwa ada penambahan cadangan BBM sekitar 8-10 persen dari biasanya.

Sementara itu, sektor ketenagalistrikan masih tergolong aman. Hal itu didukung oleh banyaknya industri yang libur saat Lebaran nanti. Sehingga PLN memiliki cadangan operasional yang mencukupi.

"Kebutuhan listrik dari PLN, pasokannya normal, mungkin karena banyaknya industri yang libur sehingga pemakaian listrik berkurang, meski ada peningkatan beban di rumah tangga, tapi itu dalam kondisi normal. Bahkan, kita punya cadangan operasional sekitar 6000-an watt lah," jelasnya.

Di sektor kesehatan, kemungkinan akan mengikutsertakan pihak Kementerian Kesehatan. Hal ini dilakukan sebagai bentuk antisipasi terhadap kejadian di Brexit (Brebes Exit) tahun lalu.

"Kalau Posko ESDM ini kan kita lebih ke arah kegiatan operasionalnya. Tapi saya denger kalau tidak salah akan ada Posko Nasional dengan mengikutsertakan Kementerian Kesehatan. Mungkin nanti akan ada beberapa posko. Saya dapat informasi, Pertamina juga berkoordinasi dengan Kepolisian dan Kemenkes," pungkasnya.

BPH Migas Siapkan Posko Siaga Saat Lebaran

Halaman: 
Penulis : Garry Talentedo Kesawa, Riana