logo


Gubernur Banten Dukung Program Gempita Kementan Wujudkan Swasembada Jagung

WH demikian sebutan akrab Gubernur Banten tersebut menyebutkan sampai saat ini pasokan jagung untuk penuhi kebutuhan di Provinsi Banten baru mencapai 10 persen dari kebutuhan total 1.4 juta Ton

12 Juni 2017 11:51 WIB

Gubernur Banten Wahidin Halim menegaskan bahwa pihaknya sangat mendukung program Gempita Kementan.
Gubernur Banten Wahidin Halim menegaskan bahwa pihaknya sangat mendukung program Gempita Kementan. Istimewa

SERANG, JITUNEWS.COM - Gubernur Banten, Wahidin Halim, menegaskan bahwa pihaknya sangat mendukung program Gempita (Gerakan Pemuda Tani) Kementan. Menurutnya, program ini sangat efektif menggaet pemuda kembali ke sektor pertanian.

"Pemuda akan merugi bila tidak manfaatkan dukungan Kementan bekerja di sektor pertanian khususnya komoditi jagung. Semua lahan tidur di Banten akan kami minta diproduktifkan sebagai peluang lapangan kerja menjanjikan bagi pemuda," kata Wahidin Halim dalam keterangan tertulis yang diterima Jitunews.com, Senin (12/6).

WH demikian sebutan akrab Gubernur Banten menyebutkan sampai saat ini pasokan jagung untuk memenuhi kebutuhan di Provinsi Banten baru mencapai 10 persen dari kebutuhan total 1.4 juta ton.


Pengurus Wilayah MASIKA-ICMI Banten Siap Mengabdi

"Selebihnya diambil dari daerah lain, sejak impor jagung ditutup," sebutnya.

Ratu Tatu, Bupati Serang, menyebutkan untuk daerahnya Mentan Amran mengalokasikan sangat banyak Bantuan Mesin Pertanian, sebagai konsekuensi Banten penyangga Pangan Ibu Kota Jakarta.

"Program gempita di Serang kami apresiasi sebagai terobosan Mentan Amran yang tidak hanya mendongkrak produksi pangan tapi juga menyadarkan kaum muda akan anugerah alam yang telah lama disia-siakan," tutur Ratu.

Bupati Ratu mengingatkan penghasilan sektor pertanian tidak terbatas dibandingkan dengan bekerja sebagai buruh pabrik atau pegawai kantoran.

"Saya sangat berharap sinergi kaum muda akan membantu dongkrak ekonomi masyarakat," ujarnya.

M. Riyada, Koordinator Nasional Program Gerakan Pemuda Tani Indonesia (Gempita), menegaskan bahwa gerakan yang diluncurkan Mentan Amran ini sebagai jawaban kongkrit atas krisis sumber daya petani sekaligus membuka peluang kerja.

"Program Gempita adalah iklan kecanggihan tanah nusantara sebagai warisan yang tiada habisnya dinikmati dan dirindukan dunia," tegasnya.

Mendag: Setiap Pelaku Usaha yang Mendistorsi Pasar Akan Ditindak Tegas

Halaman: 
Penulis : Siprianus Jewarut, Aurora Denata