logo


Fadli Zon Pertanyakan Lokasi Penahanan Ahok

Usai kedua pihak (Ahok dan jaksa) mencabut berkas banding, Ahok secara otomatis akan berstatus narapidana.

10 Juni 2017 08:48 WIB

Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon.
Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon. dpr.go.id

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon, mengatakan bahwa lokasi penahanan permanen Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) harus secepatnya ditentukan. Pasalnya, usai kedua pihak (Ahok dan jaksa) mencabut berkas banding, Ahok secara otomatis akan berstatus narapidana.

"Kalau sudah jadi narapidana kan harus di Lapas yang memang untuk menampung permanen, bukan sementara. Perlu ditinjau dimana akan ditahan. Misal di Cipinang ya Cipinang," kata Fadli, di Gedung DPR, Jakarta, Jumat (9/6).

Diminta oleh 7 Partai Politik, Istri Dicky Candra Siap Maju Pilkada Garut 2018


Nasir Djamil: Mudah-mudahan yang Dilakukan Ahok dan Kejaksaan Bukan Pencitraan

"Ini kan inkrah, jadi harusnya ditentukan di Lapas binaan mana. Cipinang kah atau Salemba kah? Harusnya ke Lapas, bukan transit lagi," tambahnya.

Ini 7 Teknologi Baru yang Bakal Ubah Dunia

Fadli juga mengatakan langkah Ahok dan jaksa mencabut banding sudah tepat. Terlebih lagi pihak Kejaksaan yang pada awalnya belum mencabut banding ketika terpidana sudah mencabut duluan. Menurut Fadli, meski memakan waktu, Kejaksaan akhirnya mengambil keputusan yang benar.

Pilpres 2019, PDIP : Prabowo Subianto Tidak Perlu Diwaspadai

"Seharusnya ketika yang bersangkutan (Ahok) sudah tidak mengajukan, Kejaksaan tidak perlu memaksakan tetap mengajukan. Sekarang kalau begini kan jadi jelas. Ahok bisa menjalani hukuman sesuai apa yang diputuskan hakim," pungkasnya.

Innalillahi, Jupe Meninggal Dunia

Sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) telah mencabut berkas perkara banding Ahok pada tanggal 6 Juni 2017. Dengan adanya pencabutan banding tersebut, status hukum Ahok akan segera berkekuatan tetap.

Motor Listrik Harga Rp2,5 M, Fadli: Memangnya Kalau Ditandatangani Pak Jokowi Bisa Semahal Itu?

Halaman: 
Penulis : Nugrahenny Putri Untari