logo


Indonesia-Finlandia Lanjutkan Relasi Bahas Investasi Sektor Energi

Arcandra menjelaskan bahwa Pemerintah Indonesia akan terus mendukung dengan memberikan kemudahan untuk para pelaku usaha khususnya dalam bisnis energi di Indonesia agar lebih kompetitif.

8 Juni 2017 03:00 WIB

Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Arcandra Tahar.
Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Arcandra Tahar. esdm.go.id

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Pemerintah Indonesia dalam hal ini lewat Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), kembali melanjutkan relasi baik dengan Finlandia dalam bentuk kerja sama untuk meningkatkan investasi langsung ke Indonesia di sektor energi.

Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar, mengatakan bahwa kesempatan untuk bekerja sama antara delegasi Indonesia dengan delegasi Finlandia ini akan dijadikan pijakan untuk menjalankan bisnis di sektor energi bagi kedua belah pihak.

"Bisnis besar itu bukan apa yang Pemerintah dapat lakukan kepada entitas bisnis, tapi apa yang entitas bisnis lakukan untuk menyikapi kesempatan atas realitas yang terjadi," ujarnya saat membuka The 2nd Indonesia-Finland Working Group on Energy di Jakarta, belum lama ini.


Jonan: Dengan Semangat Pancasila, Kita Wujudkan Energi Berkeadilan

Dalam hal ini, Arcandra menjelaskan bahwa Pemerintah Indonesia akan terus mendukung dengan memberikan kemudahan untuk para pelaku usaha khususnya dalam bisnis energi di Indonesia agar lebih kompetitif.

"Kita tidak bisa ikut campur terlalu jauh atas bisnis anda. Lakukan sendiri supaya bisa jadi bisnis yang profitable. Dan juga para pelaku bisnis Finlandia untuk membuat bisnis energi di Indonesia menjadi lebih kompetitif," jelasnya.

Sebagai informasi, pertemuan kali ini merupakan bentuk tindak lanjut dari pertemuan pertama yang bertajuk "Joint Working Group on Energy" pada 4 April 2016 lalu. Salah satu hasil pertemuan tersebut, Indonesia mengusulkan agar pihak Finlandia dapat berpartisipasi dalam program "Indonesia Terang".

Dan dari kerja sama ini, pihak Indonesia juga berharap pihak Finlandia dapat bekerja sama meningkatkan pemanfaatan batu bara untuk coal fired power plant. Dalam hal ini, pihak Finlandia mengusulkan beberapa hal, seperti Feasibility Studies untuk Crude Palm Oil (CPO) di Sumatera dan Kalimantan, Feasibility study dalam hal bigger peaking open cycle gas engine 500 MW pada jaringan Jakarta-Jawa-Bali, serta pihak Finlandia mengundang Indonesia untuk site visit ke Valmet Finland untuk melihat Circulate Fluidized Bed (CFB) Boiler, serta untuk mengghadiri test drain coal di Helsinki.

Pemerintah Incar Investasi Sektor Energi dari Finlandia

Halaman: 
Penulis : Garry Talentedo Kesawa, Syukron Fadillah