logo


Hasil Rapat Panja RUU Antiterorisme Hari Ini

Soal penahanan pemerintah belum mengambil sikap, Syafii mengatakan masih akan melakukan koordinasi dengan kementerian

7 Juni 2017 19:12 WIB

Muhammad Syafii
Muhammad Syafii Jitunews/Khairul Anwar

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Panitia Kerja (Panja) RUU Tindak Pidana Terorisme hari ini menggelar rapat lanjutan yang membahas Daftar Inventaris Masalah (DIM) dari pemerintah. Rapat digelar selama 3 jam secara tertutup. Ketua Panja RUU Tindak Pidana Terorisme, M Syafii menjelaskan tentang hasil rapat tadi.

"Tadi disepakati masa penangkapan, kemarin kan pending. Disepakati 14 hari, dengan maksimal masa perpanjangan 7 hari. Tapi dengan dimasukkan 2 bukti permulaan. Tadinya kan tak ada dalam pasal itu," kata M Syafii, Rabu (7/6).

Syafii juga menjelaskan tentang pasal yang memberi jaminan bebas dari penyiksaan.


Ironi Soal UU Anti Terorisme

"Kedua, disebutkan dalam norma harus ada jaminan terpenuhinya hak-hak terduga, sesuai pasal 50 sampai 68 KUHAP ditambah jaminan bebas dari penyiksaan, perlakuan keji, merendahkan harkat dan martabat," lanjutnya.

Soal penahanan pemerintah belum mengambil sikap, Syafii mengatakan masih akan melakukan koordinasi dengan kementerian. 

"Pemerintah meminta waktu koordinasi, mereka kan awalnya minta 1010 hari, lalu sudah berhasil jadi 858 hari. nanti sedang menuju ancaman maksimal seperti diatur KUHAP yaitu 201. Pemerintah belum berani ambil keputusan, masih harus koordinasi dengan kementerian," ucap Syafii.

Gerindra Minta TNI Terlibat Menangani Terorisme

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata