logo


Pemerintah Incar Investasi Sektor Energi dari Finlandia

Indonesia menegaskan kembali jalin relasi baik dengan Finlandia guna mendorong kerja sama antar pelaku usaha dari kedua negara.

7 Juni 2017 15:24 WIB

Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arcandra Tahar saat memberikan sambutan pada acara The 2nd Indonesia-Finland Working Group on Energy di Jakarta, Selasa (6/7).
Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arcandra Tahar saat memberikan sambutan pada acara The 2nd Indonesia-Finland Working Group on Energy di Jakarta, Selasa (6/7). esdm.go.id

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Indonesia menegaskan kembali jalinan relasi yang baik dengan Finlandia guna mendorong kerja sama antar pelaku usaha kedua negara. Tak hanya itu, kerja sama ini akan meningkatkan investasi langsung ke Indonesia di sektor energi.

"Hari ini kita meningkatkan kesempatan bekerja sama antara delegasi Indonesia dengan delegasi Finlandia," kata Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Arcandra Tahar, saat membuka The 2nd Indonesia-Finland Working Group on Energy di Jakarta kemarin, Selasa (6/7).

Hasil pertemuan ini akan dijadikan pijakan untuk menjalankan bisnis sektor energi bagi kedua belah pihak. "Bisnis besar itu bukan apa yang pemerintah dapat lakukan kepada entitas bisnis, tapi apa yang entitas bisnis lakukan untuk menyikapi kesempatan atas realitas yang terjadi," jelas Arcandara.


Lantik Pejabat BPH Migas dan SKK Migas, Jonan Ingatkan Hal ini

Arcandra melanjutkan Pemerintah akan terus mendukung dengan memberikan kemudahan kepada pelaku usaha. "Kita tidak bisa ikut campur terlalu jauh atas bisnis Anda. Lakukan sendiri supaya jadi bisnis yang profitable," imbuhnya. Tak lupa ia berpesan kepada para pelaku bisnis Finlandia untuk membuat bisnis energi di Indonesia lebih kompetitif.

Pertemuan kali ini membahas tindak lanjut pertemuan dari Joint Working Group on Energy yang pertama kali diselenggarakan pada tanggal 4 April 2016. Salah satu hasil pertemuan tersebut adalah Indonesia mengusulkan agar pihak Finlandia dapat berpartisipasi pada program Indonesia Terang. Pihak Indonesia juga berharap dapat bekerja sama dengan Finlandia dalam meningkatkan pemanfaatan batubara untuk coal-fired power plant. Selain itu, pihak Finlandia mengusulkan:
a. Feasibility Studies untuk Crude Palm Oil (CPO) di Sumatera dan Kalimantan.
b. Feasibility study dalam hal bigger peaking open cycle gas engine 500 MW pada jaringan Jakarta-Jawa-Bali.
c. Pihak Finlandia mengundang Indonesia untuk site visit ke Valmet Finland untuk melihat Circulate Fluidized Bed (CFB) Boiler, serta untuk menghadiri test drain coal di Helsinki.

Jika Pelayanan Masih Lambat, Jonan Akan Rombak (Lagi) SKK Migas

Halaman: 
Penulis : Vicky Anggriawan