logo


Infrastruktur Hambat Konversi Elpiji di IBT

21 April 2014 21:12 WIB



JAKARTA, JITUNEWS.COM -Vice President LPG dan Product Gas PT Pertamina Gigih Wahyu Hari Irianto mengatakan, sebagian besar wilayah di Indonesia Bagian Timur (IBT) belum dapat terjangkau program konversi minyak tanah ke elpiji karena keterbatasan infrastruktur.

“Kenapa tidak kita konversi? karena infrastruktur di wilayah ini tidak ada, sehingga jika kita paksakan dikhawatirkan sekurity of suplai energy akan terganggu, juga akan timbul banyak biaya operasi dan mengakibatkan tujuan efisiensi tidak kita peroleh,” tegas Gigih di Jakarta, Senin (21/4).

Provinsi yang belum memiliki infrastruktur pendukung antara lain di wilayah Papua, Maluku, beberapa pulau di Sulawesi seperti kepulauan Ternate dan Tidore, serta wilayah Nusa Tenggara, kecuali Lombok.

“Oleh karena itu, pada 2014 ini akan kita stop program (konversi energi minyak tanah ke elpiji), setelah itu mungkin program konversi akan dijalankan sesuai pemerintah daerah masing-masing.  Mungkin sifatnya swadaya,” terang Gigih.

Oleh karena itu, katanya, pemerintah melalui Pertamina tidak mengurangi pasokan minyak tanah untuk semua wilayah di Indonesia Timur sehingga khusus untuk tabung 3 kg belum tersedia di wilayah tersebut.

 

UU Minerba Menuai Protes Dalam dan Luar Negeri

Halaman: 
Penulis :