logo


Harga Premi Asuransi Jiwa Anda Lebih Mahal? Ini Penyebabnya

Ada beberapa alasan mengapa harga premi asuransi jiwa anda bisa lebih mahal. Salah satunya adalah anda seorang perokok.

7 Juni 2017 13:41 WIB

Ilustrasi asuransi jiwa.
Ilustrasi asuransi jiwa. Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Asuransi jiwa juga merupakan sebuah manajemen resiko finansial bagi keluarga anda ketika kelak sang pencari nafkah terkendala sesuatu hal sehingga tak bisa lagi memberikan nafkah untuk keluarga.

Asuransi jiwa murni atau termlife termasuk cukup murah sebagai pilihan manajemen resiko untuk anda. Saat ini, produk asuransi tersebut mempunyai biaya premi di bawah Rp 5.000.000 per tahun dengan uang pertanggungan di atas Rp 1 milliar rupiah.

Kendati demikian, jika anda saat ini berada dalam beberapa kondisi berikut ini, maka kemungkinan biaya premi anda juga akan mahal.


Solusi Jitu Pinjam Dana Cepat untuk Kebutuhan Lebaran

1. Perokok Aktif

Jika anda merupakan perokok aktif dan ingin mempunyai asuransi jiwa, maka bersiaplah terkena biaya premi yang lebih mahal dibandingkan dengan mereka yang tidak merokok. Pasalnya, pihak penyedia asuransi akan mempunyai pandangan bahwa para perokok aktif akan mempunyai resiko gangguan kesehatan lebih buruk daripada yang tidak merokok.

2. Riwayat Kesehatan

Selain melihat apakah anda perokok atau bukan, riwayat kesehatan juga akan menjadi pertimbangan bagi para perusahaan asuransi untuk menaikan biaya premi. Bagi anda yang pernah menderita penyakit berat, maka biaya premi juga akan naik.

3. Usia Tertanggung

Hal ini berkaitan dengan usia rata-rata manusia hidup di dunia ini. Semakin tua umur seseorang maka tanggungan untuk membayar biaya premi juga akan semakin mahal.

4. Masa Kontrak Polis 

Memilih masa kontrak polis asuransi jiwa juga berpengaruh pada biaya premi yang akan dibayarkan. Oleh karena itu sebaiknya pilih kontrak polis yang sesuai dengan kebutuhan anda.

Jurus Ampuh Berhemat dengan Transaksi Non-Tunai

Halaman: 
Penulis : Ratna Wilandari
 
×
×