logo


Susi Pudjiastusti Raih Penghargaan Leadership Seafood Champion Award

Susi dinilai layak mendapatkan penghargaan tersebut karena dinilai sangat berani memberantas praktik penangkapan ikan ilegal.

7 Juni 2017 09:30 WIB

Sekjen KKP Rifky Effendi Hardijanto (kedua kanan) mewakili Menteri Susi Pudjiastuti, menerima penghargaan Seafood Champion Award dalam acara Seaweb Seafood Summit, yang diselenggarakan di Seattle, Amerika Serikat, Senin (5/6).
Sekjen KKP Rifky Effendi Hardijanto (kedua kanan) mewakili Menteri Susi Pudjiastuti, menerima penghargaan Seafood Champion Award dalam acara Seaweb Seafood Summit, yang diselenggarakan di Seattle, Amerika Serikat, Senin (5/6). Humas KKP

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, kembali menerima penghargaan. Kali ini, Susi berhasil menyabet Seafood Champion Award dalam acara Seaweb Seafood Summit, yang diselenggarakan di Seattle, Amerika Serikat, pada Senin (5/6) waktu setempat.

Susi dianugerahi penghargaan kategori kepemimpinan (leadership) dari empat kategori yang ada, yaitu innovation, vision, advocacy, dan leadership.

Susi dinilai layak mendapatkan penghargaan tersebut karena dinilai sangat berani memberantas praktik penangkapan ikan ilegal, tidak dilaporkan, dan tidak diatur (Illegal, Unreported, and Unregulated fishing-IUU) oleh kapal asing dan lokal yang terjadi di Wilayah Pengelolaan Perikanan Republik Indonesia (WPPRI).


KKP Gelar 32 sesi Klinik Konsultasi Kelautan dan Perikanan di Expo Aquaculture Penas XV Aceh

Selain itu, Susi juga dianggap telah berperan penting dalam menjaga kesehatan laut dan praktik pengelolaan sumber daya kelautan dan perikanan yang bertanggung jawab, melalui pelarangan penggunaan trawls dan alat tangkap tidak ramah lingkungan lainnya. Kepeduliannya terhadap kasus perbudakan yang terjadi di kapal perikanan juga menjadi salah satu aspek penilaian.

Dalam acara penganugerahan tersebut, Susi yang tak berkesempatan hadir diwakili oleh Sekretaris Jenderal KKP, Rifky Effendi Hardijanto. Selepas menerima penghargaan, Rifky mengungkapkan rasa terima kasih atas apresiasi yang telah diberikan dunia kepada Indonesia di bidang pengelolaan sumber daya kelautan dan perikanan.

Rifky sedikit bercerita, dahulu, Susi memulai usaha sebagai pedagang seafood skala kecil di Pangandaran, Jawa Barat. Ia merupakan satu dari ribuan nelayan kecil di sepanjang garis pantai Indonesia, yang menjadi pemangku kepentingan (stakeholder) utama Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

"Saat beliau dipercayakan Presiden Joko Widodo untuk menjabat Menteri Kelautan dan Perikanan, beliau merasa bertanggung jawab untuk memastikan bahwa lautan sebagai warisan terbesar Indonesia dapat dinikmati seluruh anak bangsa hingga generasi-generasi berikutnya," demikian kata Rifky, seperti dalam keterangan tertulis yang diterima Jitunews.com, Rabu (7/6).

Rifky juga bersyukur, meskipun terus menghadapi tantangan dalam implementasi kebijakan-kebijakan KKP, masih banyak yang mengakui kebijakan KKP sebagai pencapaian reformasi perikanan dan penegakan hukum. Kebijakan-kebijakan tersebut di antaranya penenggelaman kapal penangkap kapal ikan ilegal, moratorium kapal ikan eks asing, larangan bongkar muat di tengah laut (transshipment), dan larangan penggunaan alat penangkapan yang merusak lingkungan.

"Kami percaya, bagaimana pun ini hanyalah permulaan. Ini adalah awal yang baik, tapi kita masih harus melakukan lebih banyak lagi," tambah Rifky.

Sementara itu, Presiden Seaweb and The Ocean Foundation, Mark Spalding, mengatakan bahwa penghargaan ini diberikan atas keberanian dan kreativitas seseorang dan/atau organisasi yang dapat mendorong ketersediaan, kemajuan, dan kelestarian stok makanan laut dunia. Seafood Champion Award tahun ini telah menunjukkan tren prioritas solusi praktis dan terjangkau bagi nelayan skala kecil dan negara berkembang.

Bulan Mutu, Susi Pudjiastuti Ajak Masyarakat Jaga Kelestarian Sumber Daya Kelautan

Halaman: 
Penulis : Siprianus Jewarut, Nugrahenny Putri Untari