logo


Saran Menhub untuk Pemudik Agar Terhindar dari Kemacetan

Arus mudik diperkirakan akan mencapai puncaknya pada tanggal tersebut.

7 Juni 2017 09:09 WIB

Menteri Perhubungan RI, Budi Karya Sumadi memberikan keterangan kepada awak media saat meninjau Pelabuhan Kali Adem, Selasa (3/1).
Menteri Perhubungan RI, Budi Karya Sumadi memberikan keterangan kepada awak media saat meninjau Pelabuhan Kali Adem, Selasa (3/1). beritajakarta.com

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, menyarankan masyarakat untuk memajukan perjalanan mudik lebaran paling tidak dua hari sebelum tanggal 23 dan 24 Juni 2017. Pasalnya, arus mudik diperkirakan akan mencapai puncaknya pada tanggal tersebut.

Dengan berangkat sebelum perkiraan puncak arus mudik, diharapkan dapat mengurangi frekuensi kendaraan yang ada.  

"Itu akan mengurangi kepadatan. Dan kenikmatan, kenyamanan akan tercapai daripada mesti berdesakan pada tanggal tersebut," kata Budi, di Jakarta, Selasa (6/6) sore.


Prediksi 1,5 Juta Pemudik ke Jabodetabek, Polri: Puncak Arus Balik Diprediksi Mulai Hari Ini

Selain itu, Budi juga mengimbau pemudik untuk menggunakan jalur utara dan selatan karena arus di tol Cipali diprediksi akan sangat padat. Oleh karena itu, Budi mengatakan pihaknya akan bekerja sama dengan jajaran terkait untuk melakukan rekayasa lalu lintas, termasuk mempertimbangkan solusi pemberlakuan batasan ganjil genap.

Akan tetapi, menurut Budi, kebijakan ganjil genap tersebut masih terbentur sejumlah hambatan seperti terbatasnya ruang dan sedikitnya waktu untuk melakukan sosialisasi ke masyarakat.

"Kami minta Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) untuk mengkaji dan hasilnya memang tidak disarankan untuk diberlakukan," ujarnya lagi.

Terakhir, Budi juga mengimbau masyarakat untuk menggunakan fasilitas mudik gratis yang diberikan Kementrian Perhubungan (Kemenhub) demi kenyamanan dan juga keselamatan pemudik itu sendiri. Diungkapkan Budi, penyumbang tingkat kecelakaan paling tinggi adalah motor.

"Kita menyediakan mudik gratis untuk 208.000 penumpang dan 48.000 dari pemudik motor untuk dimudikkan gratis menggunakan kapal, menggunakan bus, menggunakan truk, dan menggunakan kereta. Ini di luar beberapa pihak yang mengadakan mudik-mudik yang gratis," ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Budi juga memberikan apresiasi kepada pihak-pihak umum maupun swasta yang turut memberikan fasilitas mudik gratis bagi para pemudik.

Moeldoko Belum Ucapkan Idul Fitri ke SBY, Demokrat: Mestinya Manfaatkan Fasilitas Tuhan untuk Akui Kesalahan

Halaman: 
Penulis : Nugrahenny Putri Untari