logo


Pihak Pengelola KEK Tanjung Lesung Antusias dengan Proyek Tol Serang-Panimbang

Rully berharap agar KEK Tanjung Lesung bisa menjadi pemicu pengembangan potensi wisata di wilayah sekitar.

6 Juni 2017 12:26 WIB

Ilustrasi.
Ilustrasi. Istimewa

SERANG, JITUNEWS.COM - Pihak pengelola Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung, Rully, mengaku antusias dengan sudah dimulainya proses proyek tol Serang-Panimbang.

"Dengan selesainya jalan tol nanti, kita harapkan pada tahun 2019 untuk tahap pertama sudah bisa tercipta siklus pertama dari kegiatan di KEK Tanjung Lesung," demikian kata Rully, dalam keterangan tertulis yang diterima Jitunews.com, Selasa (6/6).

Lebih lanjut, Rully berharap agar KEK Tanjung Lesung bisa menjadi pemicu pengembangan potensi wisata di sekitar, sehingga bisa tercipta suatu menu khusus bagi wisatawan yang datang ke Tanjung Lesung, seperti wisata kuliner, wisata budaya, wisata agama dan juga wisata dirgantara yang menggandeng TNI AU.


KPPIP Akan Sukseskan KEK Tanjung Lesung dan Jalan Tol Serang - Panimbang

"Itu masih sangat dimungkinkan. Ada banyak sekali menu," katanya lagi.

KEK Tanjung Lesung ditetapkan melalui Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 26 Tahun 2012. Pengusulnya adalah pihak swasta yakni PT Banten West Java (BWJ) yang kemudian diakuisisi oleh Jababeka.

Di atas lahan seluas sekitar 1.500 hektare itu sudah dibangun berbagai fasilitas untuk wisatawan: Tanjung Lesung Beach Hotel, Kalicaa Villas, Sailing Club, Legon Dadap Village, Blue Fish, Beach Club, dan Golf Driving Range.

Selain itu, terdapat pula Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) yang dikelola administrator untuk memudahkan investor. Investor tidak perlu mengurus perizinan ke pusat atau ke tingkat provinsi, tapi bisa langsung ke administrator.

KEK Tanjung Lesung Bidik Ekspatriat di Jakarta

Halaman: 
Penulis : Siprianus Jewarut, Nugrahenny Putri Untari