logo


Inggris Rilis Nama Pelaku Serangan Bom London Bridge

Penyelidikan pun dilakukan, namun tidak ditemukan bukti adanya aktivitas terorisme yang dilakukan Butt

6 Juni 2017 09:48 WIB

Tim forensik melakukan investigasi di lokasi terjadinya teror di Jembatan London, Inggris, Minggu (4/6).
Tim forensik melakukan investigasi di lokasi terjadinya teror di Jembatan London, Inggris, Minggu (4/6). Reuters

LONDON, JITUNEWS.COM - Pihak Kepolisian London telah berhasil mengindentifikasi nama pelaku serangan bom London Bridge yang terjadi pada Selasa (6/6/2017). Dua dari tiga pelaku utama yang berhasil diidentifikasi polisi adalah Khuram Shazad Butt dan Rachid Redouane. Satu pria lainnya kini tengah dalam proses identifikasi dan penelaahan pihak kepolisian setempat.

Khuram Shazad Butt dan Rachid Redouane. (Foto: Metropolitan Police/Handout via REUTERS)

 


Gerindra Minta TNI Terlibat Menangani Terorisme

The Guardian melaporkan Khuram Shazad Butt, satu dari tiga penyerang merupakan salah satu pendukung kelompok Islam terlarang Al-Muhajiroun yang bulan lalu terpantau mengampanyekan agar orang-orang di London Timur untuk tidak berpartisipasi dalam pemilihan umum.

Butt lahir di Pakistan namun dibesarkan di Inggris. Ia merupakan pendukung fanatik klub sepak bola Arsenal dan berbicara dengan aksen London. Orang tuanya berasal dari Pakistan.

Kepolisian Metro Inggris mengakui bahwa Butt telah dikatahui polisi dan M15 (jaringan intelijen Inggris). Mereka bahkan telah melakukan penyelidikan terhadapnya pada tahun 2015.

Beberapa bulan setelah penyelidikan itu, detektif Inggris menerima telepon dari warga via hotline anti-terorisme yang memberikan informasi tentang kegiatan-kegiatan ekstrimisme Butt.

Penyelidikan pun dilakukan, namun tidak ditemukan bukti adanya aktivitas terorisme yang dilakukan Butt, termasuk tidak nampaknya indikasi akan adanya serangan bom oleh Butt.

Sebagaimana diketahui, serangan bom yang terjadi di London, Inggris telah menewaskan tujuh orang dan puluhan lainnya luka-luka. Serangan itu terjadi 12 hari setelah serangan bom di Manchester.

Inggris Hadapi Level Bahaya Berbeda Setelah Serangan London Bridge

Halaman: 
Penulis : Marselinus Gunas