logo


Seleksi Komisioner KPU dan Bawaslu, Ketua Pansus: Ada Perubahan

Ia berharap tidak ada kekosongan pada KPU dan Bawaslu

5 Juni 2017 20:29 WIB

Wakil Ketua Komisi II DPR Ahmad Riza Patria.
Wakil Ketua Komisi II DPR Ahmad Riza Patria. dpr.go.id

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Panitia khusus (Pansus) RUU Pemilu sepakat untuk penambahan komisioner KPU dan Bawaslu di tingkat pusat. Dalam rapat tersebut menyepakati penambahan komisioner KPU RI menjadi 11 dan komisioner Bawaslu RI menjadi 9. Nantinya, calon anggota KPU RI dan Bawaslu RI yang baru akan memiliki masa jabatan 5 tahun. 

"Harapannya yang 4 mengisi dalam waktu 1 tahun. Misal di KPU, masa jabatan yang 7 itu 5 tahun, kemudian yang 4 juga 5 tahun. Tapi karena rekruitmen dan pelantikannya berbeda maka dipastikan dalam satu periode 5 tahun, ada anggota KPU dan Bawaslu yang sudah berpengalaman," ujar Wakil Ketua Pansus RUU Pemilu, Ahmad Riza Patria, Senin (5/6).

Ia berharap tidak ada kekosongan pada KPU dan Bawaslu.


Partai Baru Dilarang Calonkan Presiden

"Kita ingin supaya tidak ada kekosongan KPU dan Bawaslu. Kita pernah mengalami seluruh KPU dan Bawaslu tidak lolos lagi pemilihan komisioner sehingga semuanya komisioner baru," lanjutnya.

Riza menjelaskan mekanisme panitia seleksi (pansel) akan berubah, dan proses rekruitmen komisioner KPU RI dan Bawaslu akan dilaksanakan paling lambat setahun setelah UU disahkan.

"Kalau berdasarkan UU yang baru, menggunakan pasal baru. Syarat pansel ada yang berubah. Yang berubah ada unsur dari pemerintah, akademisi. (Seleksi) selambat-lambatnya setahun setelah UU disahkan," kata Riza. 

Pansus RUU Pemilu Sepakat Tambah Komisioner KPU RI dan Bawaslu

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata