logo


Spekulan Sengaja Menaikan Harga Bawang Putih, Mentan: Kita sudah Tersangkakan 13 Orang

Ia menjelaskan bahwa dengan hadirnya satgas pangan sangat membantu pemerintah dalam mengontrol harga mulai dari pusat hingga ke daerah

5 Juni 2017 16:44 WIB

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman. setkab.go.id

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Fluktuasi harga sejumlah komoditas pangan masih terus terjadi di pasar, namun demikian tren kenaikannya belum signifikan terjadi.

Menteri pertanian (Mentan), Amran Sulaiman, mengatakan bahwa terjadinya fluktuasi harga lebih dikarenakan perilaku para spekulan yang sengaja menaikkan harga bawang putih di pasar.

“Ini perilaku para spekulan yang ingin mencari keuntungan lebih, kalau soal pasokan dan stok pangan, kita masih memiliki stok pangan yang cukup,” kata Mentan di kantornya, Senin (5/6).

Lebih lanjut, ia mengatakan ada oknum tertentu yang sengaja main-main dengan harga bawang putih dan mereka itu kita tindak tegas. “Sebelumnya kita sudah sepakat dengan mereka untuk menjual harga bawang putih tidak boleh di atas Rp 28.000 per kilogram, tapi ada yang mencoba menjual dengan harga Rp 40.000 per kilogram dan mereka itu kita tangkap,” lanjutnya.

Mentan mengatakan, sampai saat ini ada sekitar 13 orang yang sudah dijadikan tersangka karena sengaja menaikkan harga bawang putih.

“Kita tegas dengan mereka, rekomendasi usahanya kita cabut, tidak boleh lagi berbisnis bawang putih di Indonesia termasuk produk. Kami minta Direktur Hortikultura memantau seluruh grup, mereka yang ditersangkakan ga boleh diberi rekomendasi,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa hadirnya satgas pangan sangat membantu pemerintah dalam mengontrol harga mulai dari pusat hingga ke daerah.

Sejak dibentuknya satgas pangan, sampai saat ini ada sekitar 81 kasus pangan yang sudah dan sedang ditangani oleh pihak satgas dan ini sangat membantu menjaga kestabilan harga pangan di Indonesia.

Kurangnya Produksi Berdampak Pada Naiknya Harga Jengkol, Ini Kata Mentan

Halaman: 
Penulis : Siprianus Jewarut, Aurora Denata