logo


Dana Baru Turun Rp500 M, Ini Pos dan Biaya yang Dipangkas dalam Asian Games

Asian Games ke-XVIII akan dilaksanakan di dua kota yakni Jakarta dan Palembang. Tahun ini pemerintah sanggup menyediakan dana sebesar Rp2,7 triliun.

5 Juni 2017 09:05 WIB

Presiden Jokowi didampingi Wapres Jusuf Kalla memimpin rapat terbatas Perkembangan Persiapan Asian Games 2018, di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (18/4) sore.
Presiden Jokowi didampingi Wapres Jusuf Kalla memimpin rapat terbatas Perkembangan Persiapan Asian Games 2018, di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (18/4) sore. Setkab.go.id

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Asian Games ke-18 akan dihelat di dua kota yakni Jakarta dan Palembang dengan kebutuhan dana Rp 8,7 triliun. Sejauh ini pemerintah telah menyanggupi akan menyediakan dana sebesar Rp 2,7 triliun pada tahun 2017 dan sisanya tahun depan.

Keterlibatan pihak swasta sangat diharapkan pemerintah agar perhelatan akbar olah raga di Asia ini tidak terlalu menguras APBN.

Ketua Penyelenggara Asian Games (Inasgoc), Erick Thohir, mengungkapkan, bahwa dana dari pemerintah sekitar Rp 500 miliar akan turun pada pertengahan tahun ini.


Kasus Aliran Dana Alkes, Upaya Pembusukan Karakter Amien Rais?

"Yang Rp 500 miliar, Insya Allah 1-2 minggu ini cair yang mestinya bulan Maret-April, mungkin bulan Juni atau awal Juli. Yang 1,8 kemarin keputusan pemerintah, baru disetujui 1,5 dari APBNP. Kalau APBNP sendiri pada bulan November, berat. Saya harap pada bulan Agustus sudah cair juga," ungkap Erick Thohir kepada Jitunews.com, Minggu (4/6) malam, di Jakarta.

Menurutnya, sejauh ini pemerintah tetap menjaga komitmen untuk menyediakan kebutuhan dana Asian Games sesuai perencanaan awal. Namun demikian, dana yang tersedia baru sekitar Rp 500 miliar dari kewajiban Rp 2,3 Triliun pada tahun 2017.

Akibatnya, muncul kekhawatiran Inasgoc sehingga Erick Thohir terpaksa melakukan efisiensi anggaran agar pemerintah segera mencairkan dana pada tahun ini

Untuk itulah pihaknya melakukan efisiensi dengan memangkas biaya-biaya yang dianggap tidak penting. Seperti meniadakan Asian Youth Games, mengurangi cabang olah raga yang dipertandingkan dan meniadakan beberapa event yang tidak diperlukan.

"Kalau Asian Youth Games itu hampir sama besarnya dengan Asian Games tapi nggak ada closing ceremony. Cuman, makan dan eventnya sama. Dengan itu saja kita sudah berhemat Rp 600-700 miliar lebih," terangnya.

"Lalu apalagi yang dihemat cabornya misalnya hanya 39. Terus eventnya dari 434 menjadi 431, mau nggak mau ongkos broadcast dan ongkos IT berkurang. Jumlah yang makan berkurang. Jumlah sprei dan handuk juga berkurang," katanya menambahkan.

Asian Games 2018 Butuh 20 Ribu Voulenteer

Halaman: 
Penulis : Ferro Maulana, Ratna Wilandari