logo


11,2 Persen Rakyat Indonesia Setuju Khilafah

Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) merilis hasil survei soal isu-isu yang belakangan berkembang, termasuk soal khilafah.

5 Juni 2017 04:30 WIB

CEO lembaga survei SMRC, Saiful Mujani
CEO lembaga survei SMRC, Saiful Mujani ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) merilis hasil survei soal isu-isu yang belakangan berkembang, termasuk soal khilafah.

Dalam survei SMRC, ternyata ada 11,2 persen masyarakat Indonesia yang menginginkan Indonesia berdasarkan khilafah. 11,2 persen tersebut terdiri dari 9,7 persen yang setuju dengan ide khilafah, dan 1,5 persen sangat setuju dengan ide khilafah.

"Dari yang tahu HTI, 11,2% setuju dengan cita-cita yang diperjuangkannya, atau sekitar 3,2% dari total populasi nasional," kata Saiful Mujani di Jakarta, Minggu (4/6).


Ismail Yusanto: Kami Akan Berikan Bantuan Hukum untuk Mahasiswa yang Didepak Setelah Gabung HTI

Jumlah masayarakat yang setuju terhadap ide khilafah bukan hal yang sedikit, dari total populasi manusia Indonesia, sebanyak lebih dari 20 juta orang setuju dengan khilafah.

Namun masyarakat yang tidak setuju dengan khilafah saat ini masih sangat banyak. Dari surveinya, tercatat sebanyak 68,1 persen masyarakat Indonesia tidak setuju dengan khilafah.

"Saya kira pemerintah tidak perlu khawatir, masih banyak yang mendukung dan optimis dengan NKRI," imbuhnya.

 

Fadli Zon Sebut Pembubaran HTI karena Kritis pada Pemerintah Bukan Anti Pancasila

Halaman: 
Penulis : Vicky Anggriawan