logo


Pembahasan RUU Pemilu Alot, Anggota Pansus Akui Ada Lobi Politik

Adanya lobi-lobi politik sering terjadi dalam pembuatan keputusan.

3 Juni 2017 12:00 WIB

Ilustrasi Pemilihan Umum (ist)
Ilustrasi Pemilihan Umum (ist) Ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Pemilu saat ini masih cukup alot.  

Anggota Pansus RUU Pemilu, Achmad Baidowi, mengatakan bahwa alotnya pembahasan tersebut dikarenakan banyaknya lobi-lobi politik yang harus dilakukan.

"Alotnya pembahasan tidak menutup kemungkinan ada lobi-lobi politik yang belum tuntas dan itu lumrah," kata Baidowi, dalam acara diskusi bertajuk 'Merancang Pemilu Plus+Plus', di Jakarta Pusat, Sabtu (3/6).


LIMA: Pembahasan RUU Pemilu Sebaiknya Jangan Sampai Molor

Ia menjelaskan, lobi-lobi politik sering terjadi dalam pembuatan keputusan.

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa RRU Pemilu harus melibatkan struktur yang lebih tinggi. Setelah itu, melakukan konsultasi dengan pimpinan fraksi hingga pimpinan parpol.

"Karena Pansus hanya pelaksana apalagi terkait isu krusial," jelasnya.

Selain itu, Baidowi memastikan bakal ada keputusan RUU Pemilu di level Pansus dalam beberapa waktu ke depan.

"Paling telat Kamis ada keputusan di level Pansus. Baru dibawa ke Paripurna. Tentang lima isu krusial, pemetaannya sudah tergambar," pungkasnya.

Molornya Pembahasan RUU di Parlemen Dampak dari Politik Transaksional

Halaman: 
Penulis : Siprianus Jewarut, Nugrahenny Putri Untari