logo


Nuansa Keberagaman Indonesia pada Upacara Peringatan Hari Pancasila

Turut hadir pula keluarga para pejuang perumus Pancasila: Keluarga Soekarno, Keluarga Mohammad Hatta, Keluarga Radjiman Wedyodiningrat, Keluarga Mohammad Yamin, dan Keluarga Soepomo.

1 Juni 2017 16:13 WIB

Sejumlah Menteri Kabinet Kerja dan tamu undangan pada upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila menggunakan pakaian adat Indonesia.
Sejumlah Menteri Kabinet Kerja dan tamu undangan pada upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila menggunakan pakaian adat Indonesia. Humas Setkab

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Presiden Jokowi memimpin jalannya upacara Hari Lahir Pancasila di halaman Gedung Pancasila Kementerian Luar Negeri, Jalan Taman Pejambon, Jakarta, Kamis (1/6). Presiden tampil menggunakan pakaian adat Betawi. 

Selain menjelaskan pentingnya Pancasila sebagai dasar negara Indonesia, Presiden juga menyampaikan paparannya terkait pembentukan Unit Kerja Presiden Pembinaan Ideologi Pancasila (UKP-PIP) berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 54 Tahun 2017.

"Lembaga baru ini adalah kepanjangan tangan saya yang bersama seluruh komponen bangsa memperkuat pengamalan Pancasila yang menjadi bagian integral dari pembangunan ekonomi, sosial, politik, dan kebudayaan," ucap Presiden Jokowi.


Denny JA Luncurkan Buku "Mewacanakan Kembali Demokrasi Pancasila (Yang Diperbarui)"

Presiden pun menegaskan bahwa pemerintah akan selalu berkomitmen membangun manusia-manusia Indonesia yang nasionalis dengan etika dan moral yang selalu dikembangkan berdasarkan nilai-nilai luhur Pancasila.

Upacara diakhiri oleh sederet jajaran Kabinet Kerja Presiden dan sejumlah tamu undangan spesial, seperti Wakil Presiden RI ke-6, Tri Sutrisno; dan Wakil Presiden RI ke-11, Budiono. 

Sebagian besar tamu undangan yang hadir dan jajaran Kabinet Kerja juga terlihat menggunakan pakaian adat, yang benar-benar menunjukkan ciri khas keberagaman Indonesia. 

Turut hadir pula keluarga para pejuang perumus Pancasila: Keluarga Soekarno, Keluarga Mohammad Hatta, Keluarga Radjiman Wedyodiningrat, Keluarga Mohammad Yamin, dan Keluarga Soepomo.

Upacara diakhiri dengan persembahan lagu kebangsaan, Mars Pancasila dan Bagimu Negeri dari Twilight Orkestra dan Paduan Suara Mahasiswa Institut Pertanian Bogor.

Sejarah Panjang Perumusan Pancasila

Halaman: 
Penulis : Nugrahenny Putri Untari