logo


Mentan Optimis Produksi Pangan Daerah Perbatasan Terus Meningkat

Selama ini masyarakat di daerah perbatasan cukup banyak mengkonsumsi hasil pangan dari negara tetangga.

31 Mei 2017 15:09 WIB

Mentan Andi Amran Sulaiman.
Mentan Andi Amran Sulaiman. JITUNEWS/Johdan A.A.P

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Menteri Pertanian (Mentan), Amran Sulaiman, mengatakan, saat ini pihaknya tengah mengupayakan peningkatan produksi pangan di daerah-daerah perbatasan Tanah Air.

“Saat ini kita sedang mengupayakan peningkatan produksi pangan di daerah-daerah perbatasan, selain untuk bisa memenuhi kebutuhan konsumsi masyarakat perbatasan, ke depan kita juga targetkan langkah ekspor,” kata Amran di Jakarta, Rabu (31/5).

Amran mengatakan, selama ini masyarakat di daerah perbatasan cukup banyak mengkonsumsi hasil pangan dari negara tetangga.


Kementan Optimis Mampu Wujudkan Lumbung Pangan di Daerah Perbatasan

“Tetapi dengan program peningkatan produksi daerah perbatasan yang gencar dilakukan pemerintah, maka ke depan bukan lagi dari negara tetangga ke Indonesia, tetapi dari Indonesia akan ekspor ke negara tetangga,” tuturnya.

Contohnya, kata Amran, seperti Kepulauan Riau yang berdekatan dengan Malaysia. Di mana, Kabupaten Anambas yang merupakan salah satu kabupaten di Kepulauan Riau hanya berjarak 80 mil dari daerah Johor Malaysia. Selain Itu, Mentan juga menyoroti daerah Entikong Kalimantan Barat, saat ini daerah-daerah tersebut penuh dengan barang dari negara tetangga.

“Maka untuk antisipasi hal tersebut kita tingkatkan produksi, ke depan daerah-daerah perbatasan akan kita kuasai dengan pangan lokal dan langsung lakukan ekspor,” ujarnya.

Mentan menegaskan bahwa strategi tersebut sangat baik guna mencegah terus maraknya penyelundupan barang pangan ilegal ke dalam negeri.

 

Kementan Bangun Kawasan Pangan dari Pinggiran Perbatasan NTT-Timor Leste

Halaman: 
Penulis : Siprianus Jewarut, Riana