logo


"Melihat Pernyataan Lawyer Rizieq, Kita Hanya Tertawa Terbahak-bahak"

Kata Ruhut, melihat kasus Rizieq janganlah memakai kacamata kuda

31 Mei 2017 04:45 WIB

Ruhut Sitompul
Ruhut Sitompul Antara Foto

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Politisi Partai Demokrat, Ruhut Sitompul, tertawa terbahak-bahak saat mengetahui pernyataan Eggi Sudjana yang tak lain adalah Koordinator Tim Pembela Habib Rizieq Shihab, yang menyebut bahwa penetapan status tersangka terhadap Imam Besar FPI itu ada hubungannya dengan kekalahan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dalam Pilkada DKI Jakarta 2017. 

"Melihat pernyataan lawyer Rizieq, kita hanya tertawa terbahak-bahak," kata Ruhut, Selasa (30/5).

Fahri Dukung Rizieq Gugat Polisi, Ini Alasannya..


PAN: Bagus Kalau Misalkan Gerindra Bergabung di KIB

Ruhut lantas menyarankan Eggy agar bicara hati-hati dan tidak menyimpulkan secara sepihak terkait langkah Polda Metro Jaya yang menetapkan Rizieq Shihab sebagai tersangka kasus pornografi.

Sisi Lain Rizieq Shihab, Sang Cucu Nabi Muhammad SAW

"Melihat kasus Rizieq janganlah memakai kacamata kuda. Dia sudah terlalu banyak melakukan pelanggaran-pelanggaran, kurang apa dia menista Ahok dengan kata China, kafir. Kurang apa dia mengganggu Ahok waktu menjadi gubernur setelah Pak Jokowi menjadi presiden," cetus Ruhut, seperti diwartakan suaracom.

Fahri Hamzah Sebut Polisi Usik Privasi Rizieq-Firza

Sebelumnya, Eggy Sudjana menyebut kasus yang ditimpakan kepada Rizieq Shihab sudah masuk ke ranah politik dan tergolong kriminalisasi ulama. Lantas, Eggy pun tak segan menyebut penetapan Rizieq sebagai tersangka ada kaitannya dengan kalahnya Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dalam Pilkada DKI Jakarta 2017.

Advokat Senior Ini Sebut Kasus Ahok Mengada-ada

"Ini politik balas dendam, Anda bayangkan konglomerat yang ke luar uang banyak tiba-tiba kalah di pilkada, kemudian di penjara lagi, itu kan strategi yang tidak diduga. Kita juga bukan hebat, itu atas izin Allah SWT," tukasnya.

Kicauan Aa Gym Soal 'Menuhankan Manusia' Ini Sindiran untuk Pendukung Habib Rizieq?

Ia pun kemudian meminta Presiden Jokowi turun tangan untuk memerintahkan Kepolisian melalui Kapolri Jenderal Tito Karnavian untuk segera menghentikan kasus yang disebutnya sebagai kriminalisasi ulama tersebut.

Soal Seruan Kepung Bandara untuk Jemput Rizieq, Jawaban Jubir dan Kuasa Hukum FPI Kok Beda?

"Kita meminta kepada Presiden Jokowi sebagai panglima tertinggi, tolong jangan mengkriminalisasi ulama. Ini tergantung instruksi Presiden, jadi kita minta untuk SP3 hal ini," katanya lagi.

Habiburokhman: Apa yang Disampaikan Pak Luhut Ada Benarnya

Halaman: 
Penulis : Riana