logo


BPOM Temukan Takjil Terindikasi Formalin dan Rhodhamin B

Menu takjil yang mengandung bahan berbahaya tersebut antara lain tahu, cenil, es kolang-kaling, sagu mutiara, dan batagor.

30 Mei 2017 13:33 WIB

Ilustrasi, Pengunjung memadati pasar takjil Ramadan di Pasar Benhil.
Ilustrasi, Pengunjung memadati pasar takjil Ramadan di Pasar Benhil. dok. Jitunews

BATAM, JITUNEWS.COM- Menjelang buka puasa, biasanya banyak pedagang yang menjajakan aneka makanan di pinggir jalan, atau biasa disebut dengan takjil. Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) dalam hal ini telah melakukan pengawasan dengan ketat terhadap peredaran makanan yang berbahaya.

BPOM Kepulauan Riau saat melakukan sidak makanan, menemukan sejumlah takjil yang terindikasi bahan berbahaya wilayah kecamatan Sekupang, Batam. 

"Kami sudah turun tangan untuk memeriksa makanan takjil di Batam," ujar Kepala Seksi Pemeriksaan dan Penyelidikan BPOM Kepulauan Riau, Mardianto, di Batam, Selasa (30/5).


Tips Sehat Jalani Puasa Ramadhan

Sementara itu, makanan yang mengandung bahan berbahaya antara lain seperti batagor, es kolang-kaling, kerupuk merah, mi kuning, tahu, cenil, sagu mutiara, sayur nangka, sayur rebung, dan jenis pempek.

Selain mengandung formalin dan Rhodhamin B, zat berbahaya lain yang terkandung dalam makanan itu adalah borax dan met yellow. Saat ini, sejumlah makanan yang disita oleh petugas BPOM akan dilakukan uji lebih lanjut.

"Makanan itu, sedang diuji laboratorium lebih lanjut," tutur Mardianto.

Simak! 5 Buah Ini Bikin Kamu Nggak Akan Dehidrasi Selama Puasa Lho..

Halaman: 
Penulis : Ratna Wilandari