logo


Usai Insiden Marawi, Wiranto Pastikan Pengamanan Ekstra di Perbatasan

Pemerintah akan terus mengawasi dan mengantisipasi adanya potensi penyebaran simpatisan ISIS usai insiden di Marawi, Filipina, belum lama ini.

28 Mei 2017 21:37 WIB

Menko Polhukam Wiranto.
Menko Polhukam Wiranto. Setkab

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Wiranto, mengatakan pemerintah akan terus mengawasi dan mengantisipasi adanya potensi penyebaran simpatisan ISIS usai insiden di Marawi, Filipina, belum lama ini.

Pasalnya, ISIS kini juga diketahui telah merambah Kepulauan Sulu, provinsi khusus otonomi Muslim di Filipina.

"Dengan adanya Kepulauan Sulu sebagai basis ISIS, ada kekhawatiran bahwa nanti juga akan terurai ke Indonesia," kata Wiranto, di kantor DPP Partai NasDem, Jakarta, Minggu (28/5/2017).


Kepala BIN Sebut Bom Kampung Melayu Jadi Cara ISIS Tunjukan Eksistensi di Indonesia

Terkait hal tersebut, Wiranto memastikan pihaknya akan melaksanakan pengamanan ekstra ketat untuk mengantisipasi kemungkinan larinya para simpatisan ISIS dari Filipina ke Indonesia. Untuk itu, ia meminta masyarakat untuk tidak khawatir karena pemerintah pasti akan senantiasa menjamin keamanan dan keselamatan bangsa.

"Kita perkuat patroli di perbatasan, agar tidak ada yang lolos dari Filipina ke Indonesia," tambahnya.

Untuk diketahui, pemerintah Filipina belum lama ini terlibat perang dengan pemberontak Maute di Marawi. Insiden tersebut telah menewaskan puluhan orang, termasuk belasan tentara Filipina. Hingga saat ini, upaya pembebasan kota Marawi dari pendudukan Maute tersebut masih berlangsung.

Wiranto: Zaman Pak Jokowi 1 Hari Bisa 3 Kali Rapat

Halaman: 
Penulis : Nugrahenny Putri Untari