logo


Ombudsman: Beri Kesempatan Ketua DPD untuk Penuhi Harapan Rakyat

OSO harus mengomunikasikan atau melakukan lobi kepada Presiden Joko Widodo dan juga kepada partai-partai politik.

27 Mei 2017 17:00 WIB

Wakil Ketua MPR, Oesman Sapta Odang memberikan keterangan kepada wartawan di kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (4/4).
Wakil Ketua MPR, Oesman Sapta Odang memberikan keterangan kepada wartawan di kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (4/4). Jitunews/Khairul Anwar

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Anggota Ombudsman RI, Laode Ida, mengatakan kepemimpinan Oesman Sapta Oedang (OSO) sebagai ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI harus diberikan tempo dan waktu agar dapat memenuhi harapan dari masyarakat dan juga harapan anggota DPD terhadap lembaga DPD itu sendiri.

"Apa yang menjadi harapan anggota itu harus ditulis, diberikan catatan kepada OSO untuk dilakukan. Salah satu yang diharapkan oleh masyarakat bagaimana DPD bisa diperkuat oleh amendemen," ujarnya saat menjadi pembicara diskusi publik yang bertajuk 'DPD untuk Apa' di kawasan Menteng, Jakarta, Sabtu (27/5/2017).

Menurutnya, agar harapan dari masyarakat itu bisa terwujud, maka OSO harus mengomunikasikan atau melakukan lobi kepada Presiden Joko Widodo dan juga kepada partai-partai politik.


Makmun Murod Al Barbasy: DPD Harus Dipertahankan

"Salah satu jalur yang ditempuh adalah melakukan lobi dengan Presiden dan harus lakukan lobi-lobi dengan partai-partai," jelasnya.

Kemudian untuk merealisasikan keinginan tersebut, anggota DPD juga harus dikontrol dan dilakukan pengawasan, bila mungkin didirikan suatu lembaga parlemen khusus untuk mengontrol anggota-anggota DPD.

"Sehingga setiap anggota DPD ada record-nya yang bisa dilihat di publik, apa yang dilakukannya atas kinerjanya dapat diketahui. Harus ada gerakan yang bisa membuat masyarakat melihat DPD," tutupnya.

DPD Harus Dapat Selesaikan PR Ini Agar Tak Disebut LSM

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar, Nugrahenny Putri Untari