logo


Mereka yang Jadi Korban Hoax Usai Insiden Bom Kampung Melayu

Fenomena media sosial yang semakin luas sekali lagi malah membuat manusia-manusia Indonesia mundur satu langkah ke belakang.

27 Mei 2017 18:00 WIB

Ilustrasi.
Ilustrasi. wearetribu.com

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Di tengah duka yang masih tersisa usai tragedi bom bunuh diri di Kampung Melayu, Kamis 24 Mei 2017 silam, masih saja ada sejumlaah yang dengan sengaja ingin memperkeruh suasana. 

Di media sosial belakangan ini muncul sejumlah kabar burung (hoax) yang entah dari mana asalnya, disebarluaskan begitu saja oleh jari-jari jahil yang tidak bertanggung jawab. Bahkan, ada yang sampai dengan tega menyebut insiden bom yang menewaskan tiga orang aparat tersebut sebagai sebuah pengalihan isu nasional.

Fenomena media sosial yang semakin luas sekali lagi malah membuat manusia-manusia Indonesia mundur satu langkah ke belakang.


Fakta di Balik 'Surat Ahok dari Rutan Cipinang' yang Viral di Medsos

Salah satu hoax yang cukup membuat pihak yang berwajib sibuk belakangan ini adalah pemalsuan identitas sejumlah WNI yang disebut sebagai si pelaku bom. Simak ceritanya berikut ini.

Rinton Girsang 

Rinton Girsang merupakan mantan anggota Polri. Namanya menjadi viral lantaran fotonya disandingkan dengan foto potongan kepala pelaku bom bunuh diri yang tewas di lokasi kejadian. Tidak terima namanya diseret-seret, Rinton sempat membuat sebuah video untuk menyatakan dirinya masih hidup dan kini sedang berada di Pontianak, Kalimantan Barat. Dalam testimoni videonya, Rinton juga meminta pihak Kepolisian untuk mencari pelaku yang telah membuat namanya tercemar.

Wiryawan Indra

Warga Sukabumi tersebut turut menjadi korban hoax usai gambar Kartu Tanda Penduduk (KTP) nya viral dan dikaitkan dengan pelaku bom Kampung Melayu. Kepala Bagian Penerangan Umum Mabes Polri, Kombes Martinus Sitompul, kemudian memberikan klarifikasi terkait ikut terseretnya nama Wiryawan tersebut. 

"Wiryawan masih hidup, sekarang ada di Sukabumi," kata Martinus, di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (25/5/2017).

Vicky Kurnianto

Nyaris senada dengan Wiryawan, kartu identitas Vicky diunggah di media sosial kemudian dilabeli sebagai pelaku bom Kampung Melayu. Setelah diperiksa, Vicky mengaku dirinya telah kehilangan dompet berikut seluruh isinya, termasuk KTP, sekitar satu pekan sebelum insiden bom Kampung Melayu. Ia kabarnya telah langsung melapor ke pihak berwajib di hari yang sama ia kehilangan dompetnya. Polres Metro Tangerang pun telah memastikan Vicky dalam keadaan masih hidup dan sehat. 

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Penmas) Divisi Humas Polri, Brigjen Rikwanto, berjanji akan terus mengusut penyebaran kabar burung yang benar-benar merugikan banyak pihak. Ia juga mewanti-wanti masyarakat untuk tetap berhati-hati agar tidak mudah termakan kabar buah keisengan orang-orang yang tidak bertanggung jawab.

"Tolong dicek kembali sebelum disebarkan," imbau Rikwanto, Jumat (26/5).

Keluarga Tidak Percaya A Terduga Jaringan Teror Bom, Mertua: Saat Kejadian Dia Sama Saya

Halaman: 
Penulis : Nugrahenny Putri Untari