logo


Menko PMK Bagikan 6.057 Sertifikat Tanah untuk Masyarakat di Jawa Tengah

Dalam paparannya, Puan mengatakan pemberian sertifikat tersebut merupakan perwujudan komitmen dan kepedulian pemerintah terhadap hak-hak masyarakat terkait urusan pertanahan.

26 Mei 2017 21:34 WIB

Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK,) Puan Maharani, membagikan 6.057 sertifikat tanah, di Stadion Sriwedari, Solo, Jumat (26/5/2017).
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK,) Puan Maharani, membagikan 6.057 sertifikat tanah, di Stadion Sriwedari, Solo, Jumat (26/5/2017). Twitter @humasjateng

SOLO, JITUNEWS.COM - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK,) Puan Maharani, membagikan 6.057 sertifikat tanah untuk masyarakat di 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah. Acara dilaksanakan di Stadion Sriwedari, Solo, Jumat (26/5/2017). Sebelumnya, Puan telah menyerahkan KIP dan juga menghadiri peluncuran Program Revitalisasi SMK di Stadion Manahan, Solo. 

Sertifikat diberikan secara simbolis kepada kepada 12 perwakilan warga yang berasal dari Kabupaten Karanganyar, Boyolali, Klaten, Wonogiri, Sukoharjo, dan Sragen. Pemberian sertifikat ini merupakan bagia dari Program Strategis Nasional Serta Pembinaan Fasilitasi dan Kerjasama Akses Reform Tahun 2017.

Dalam paparannya, Puan mengatakan pemberian sertifikat tersebut merupakan perwujudan komitmen dan kepedulian pemerintah terhadap hak-hak masyarakat terkait urusan pertanahan.


DPD RI Minta Kementerian ATR/BPN Segera Selesaikan Konflik Tanah

"Penyerahan sertifikat ini merupakan komitmen pemerintah untuk menghadirkan negara dalam pemenuhan hak masyarakat di bidang pertanahan. Pemerintah akan terus meningkatkan pelayanan penyerahan sertifikat tanah kepada masyarakat yang berhak, dengan target lebih dari 20 juta sertifikat hingga tahun 2019 nanti, dan diharapkan pada tahun 2023 seluruh masyarakat di Provinsi Jawa Tengah sudah mendapatkan sertifikat," kata Puan seperti dikutip dari keterangan tertulis Kemenko PMK, Jumat (26/5).

Untuk tahun 2017 sendiri, program Legalisasi Aset Melalui Proyek Nasional di Provinsi Jawa Tengah terdiri dari: sertifikasi hak atas tanah melalui kegiatan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL), Sertifikasi Pertanian, Sertifikasi Nelayan, Sertifikasi Usaha Kecil Menengah (UKM), Sertifikasi BMN berupa jalan nasional, dan Redistribusi Tanah.

Puan juga mengimbau kepada para penerima sertifikat untuk memanfaatkan apa yang telah diberi dengan bijaksana, dan selalu berusaha untuk menghindari sikap konsumtif. Ia juga berharap dengan adanya pemberian sertifikat tanah tersebut, akan memacu semangat masyarakat untuk mengembangkan serta membangun lahan yang dimiliki agar dapat bermanfaat bagi kesejahteraan diri dan juga masyarakat.

"Saya berharap dengan diterimanya sertifikat tanah ini, wilayah ini akan berubah menjadi daerah yang produktif dan memberikan kontribusi yang positif dalam pembangunan dan kesejahteraan masyarakat," pungkasnya.

Peruntukan KIP Diperluas, Ini Pesan Puan Maharani

Halaman: 
Penulis : Nugrahenny Putri Untari