logo


Kebun Plasma Nutfah Pisang, Kebun Pisang Terlengkap di Asia Tenggara

Dengan luas lahan sekitar 19.525 meter persegi, area wisata ini berada di Jl. Lingkar Selatan-Yogyakarta.

10 Desember 2014 10:10 WIB

Kebun Plasma Nutfah Pisang Yogyakarta (istimewa)
Kebun Plasma Nutfah Pisang Yogyakarta (istimewa)

YOGYAKARTA, JITUNEWS.COM - Dibangun sejak 1988, Kebun Plasma Nutfah Pisang bisa dibilang merupakan area wisata berbasis edukasi, yang menjadikan pisang sebagai basis edukasinya. Bahkan, saking lengkapnya jenis pisang yang ada, area wisata ini masuk ke dalam kebun pisang terlengkap di Asia Tenggara.

Dengan luas lahan sekitar 19.525 meter persegi, area wisata ini berada di Jl. Lingkar Selatan, Malangan, Giwangan, Umbulharjo, Yogyakarta. Area wisata yang diisi oleh hamparan perkebunan ini, memiliki 346 varietas pisang, yang beberapa diantaranya berasal dari luar Indonesia.

Hingga kini, sarana dan prasarana yang telah ada di Kebun Plasma Nutfah Pisang Yogyakarta antara lain Kebun Plasma Nutfah Pisang, Laboratorium Kultur Jaringan, Laboratorium Olahan, Rumah Aklimatisasi (tempat adaptasi bibit tanaman), Gedung Promosi, dan SDM. Sedangkan jam operasional tiap harinya berbeda-beda. Seninm hingga Kamis mulai dari pukul 07.30-14.00 WIB, Jumat dari pukul 07.30-11.00 WIB, dan di hari Sabtu dari pukul 07.30-12.00 WIB.


Ayanaz Gedong Songo, Tempat Wisata yang Instagramable di Semarang

Ketika penjelajahan kebun pisang mulai dilakukan, Anda dapat melihat aneka varietas pisang seperti berbagai jenis pisang Ambon asal Amerika, Taiwan, Australia, Kongo, dan Suriname, pisang Mouli, pisang Ronggolawe, pisang Raja, pisang Raja Bulu, pisang Emas, hingga pisang Kepok. Bahkan, rekreasi ilmiah juga dapat dilakukan di kebun ini. Pasalnya, selain sebagai fasilitas penelitian bagi mahasiswa dan umum yang ingin mengetahui tentang pisang,  tentunya area wisata ini bisa mendukung pengembangan industri pisang.

Pemerintah khususnya Pemerintah Yogyakarta, hadirnya Kebun Plasma Nutfah Pisang ini, diharapkan dapat melestarikan, memanfaatkan, dan menyebarluaskan pisang bagi kepentingan yang lebih berdayaguna. Selain itu, kebun ini juga diharapkan mampu menjadi wahana preservasi dan konservasi lahan dalam kota.

 

Lombok Barat Hadirkan Gilang Ramadhan di Tradisi Tahunannya

Halaman: 
Penulis : Christophorus Aji Saputro, Hasballah