logo


Yusril Ihza Mahendra: Pembubaran HTI Akan Berlangsung Alot

Kuasa Hukum Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), Yusril Izha Mahendra menilai langkah pemerintah yang akan membubarkan HTI salah kaprah, karena ormas tersebut sudah berbadan hukum.

23 Mei 2017 16:51 WIB

Yusril Ihza Mahendra.
Yusril Ihza Mahendra. Jitunews/Khairul Anwar

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Kuasa Hukum Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), Yusril Izha Mahendra, menilai langkah pemerintah yang akan membubarkan HTI salah kaprah. Hal ini dikarenakan HTI telah berbadan hukum sebelumnya sehingga tidak bisa dibubarkan.

"Kalau sudah terdaftar, tidak ada lagi istilah pengawasan apa lagi pembubaran, emang Orde Baru, ini normal saja. Kalau melenceng ambillah jalur hukum," ujarnya di kawasan Kota Kasablanka, Jakarta (23/5).

Langkah pemerintah yang akan membubarkan HTI dinilai Yusril akan sedikit menemui kesulitan dan proses yang ditempuh akan berlangsung lama, karena HTI telah berbadan hukum sebelumnya.


Dibantu Yusril Ihza Mahendra, HTI Akan Lakukan Perlawanan Hukum

Selain itu, pemerintah seharusnya juga mengikuti aturan sebelum melaksanakan pembubaran HTI. Aturan itu seperti langkah persuasif dan administratif.

"Namun, tidak bisa semena-mena. Ada langkah-langkah yang harus diambil pemerintah. Langkah persuasif dan administratif tidak dilakukan pemerintah, tidak pernah juga ada peringatan 3 kali lewat surat atau pemberhentian sementara. Kok tiba-tiba membubarkan. Itu sama sekali tidak benar," pungkasnya.

Sandiaga Uno Beberkan Hasil Pemeriksaannya di KPK Hari Ini

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar, Ratna Wilandari