logo


Pernah Dikritik Ahok, Janji KJP Plus Anies-Sandi Resmi Dibatalkan

Pembatalan tersebut disampaikan oleh anggota tim sinkronisasi Anies-Sandi, Edriana Noerdin.

23 Mei 2017 15:28 WIB

Anies Baswedan dan Sandiaga Uno berjabat tangan.
Anies Baswedan dan Sandiaga Uno berjabat tangan. Instagram @sandiuno

JAKARTA, JITUNEWS.COMTim sinkronisasi Anies - Sandi resmi membatalkan program Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih yakni KJP Plus. Hal itu disampaikan oleh Edriana Noerdin dengan alasan jika program tetap dijalankan maka akan ada anggaran ganda dan akan melanggar Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 13 tahun 2006 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah.

"Itu yang dihindari double budget. Jadi, kita tidak akan melakukan double budget," ujar Edriana dikutip dari Metro TV.

Veronica Tan: Biar Bapak Jalani Ini Saja


Pengacara Ahok: Kami Minta Pengalihan dari Tahanan Penjara ke Tahanan Rumah

Edriana mengatakan yang bisa dilakukan adalah menyelaraskan sistem KJP dan KIP yang sudah ada.

Ahok Batal Banding, Ratna Sarumpaet Berkicau Begini..

Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta non-aktif, Basuki Tjahaja Purnama, pada saat adu program di kontestasi Pilkada DKI Jakarta pernah melontarkan kritikan untuk program KJP plus milik Anies-Sandi. Menurutnya, program itu akan mengajarkan rakyat bertindak serakah padahal sudah berkecukupan.

Ini Isi Surat Lengkap Ahok dari Balik Jeruji Besi

"Yang pasti kami mau edukasi masyarakat, kalau sudah cukup jangan serakah. KJP yang kami lakukan, perhitungannya adalah Bank Dunia. Jadi lebih baik KIP didorong untuk anak-anak luar Jakarta," papar Ahok pada saat debat Pilkada DKI Jakarta beberapa waktu yang lalu.

Adik Ahok: Terimakasih Ahoker

Halaman: 
Penulis : Ratna Wilandari