logo


“Kalau Pasal Pornografi, Memang Habib Rizieq Melakukan Tindakan Porno?”

Dikatakan Novel, screenshot chat mesum lewat WhatsApp antara Rizieq dan Firza, tidak bisa dijadikan bukti untuk menjerat pentolan FPI itu dengan Undang-undang pornografi.

23 Mei 2017 05:30 WIB

Sekretaris Jenderal DPD Front Pembela Islam (FPI) Jakarta, Habib Novel Bamukmin (tengah).
Sekretaris Jenderal DPD Front Pembela Islam (FPI) Jakarta, Habib Novel Bamukmin (tengah). Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Sekretaris Dewan Syuro DPD FPI DKI Jakarta, Novel Bamukmin, tetap bersikukuh bahwa kasus dugaan pornografi ‘baladacintarizieq’ yang menjerat Imam Besar FPI, Habib Rizieq Shihab, dan tersangka makar Firza Husein adalah rekayasa semata.

Dikatakan Novel, screenshot chat mesum lewat WhatsApp antara Rizieq dan Firza, tidak bisa dijadikan bukti untuk menjerat pentolan FPI itu dengan Undang-undang pornografi.

Ini Isi Surat Lengkap Ahok dari Balik Jeruji Besi


Polisi Tunggu Visa Rizieq Habis, Pengacara Ucapkan Terima Kasih

Pasalnya kata Novel, tidak ada bukti yang menunjukkan Habib Rizieq melakukan tindakan porno atau telanjang. Bahkan dia menilai, screenshot chat mesum yang beredar cuma rekayasa.

Veronica Tan: Biar Bapak Jalani Ini Saja

"Kalau pasal pornografi, memang Habib Rizieq melakukan tindakan porno? Telanjang? Kalau pun ada chat itu rekayasa," tegas Novel di Jakarta, belum lama ini.

HTI: Ada Satu Ormas yang Melanggar Tidak Ditindak

Wakil Ketua Advokat Cinta Tanah Air (ACTA) ini lantas mengatakan, karena tak adanya bukti kuat tersebut maka Rizieq tidak bisa dituduh melakukan perzinahan atau perselingkuhan.

Soal Kabar PNS Ikut Pesta Gay, Djarot: Itu yang Saya Sebut Pengkhianat

"Kemudian perzinahan, kapan Habib Rizieq melakukan perzinahan? Kalau perselingkuhan, siapa yang dikorbankan? Apa istrinya melaporkan? Perselingkuhan itu kan delik aduan. Ini landasan hukumnya kagak ada," tutur Novel, seperti diwartakan netralnewscom.

Begini Komentar FPI Soal ‘Pesta Gay’ Itu...

Senada dengan Novel, pada kesempatan berbeda, Sugito Atmo Prawiro, kuasa hukum Habib Rizieq, menyebut semua kasus yang dituduhkan kepada Rizieq adalah fitnah dan merupakan kriminalisasi terhadap ulama.

Ahok Batal Banding, Ratna Sarumpaet Berkicau Begini..

"Kita tidak berlebihan dan kalau misal ini kriminalisasi terhadap beberapa ulama dan habib, sudah keterlaluan, nanti kan yang akan menyikapi itu kan sebenarnya masyarakat, bukan Habib (Rizieq). Ini kriminalisasi ulama, ini adalah politik balas dendam, bukan yuridis," tukasnya.

Ahok Batal Banding, Habiburokhman ‘Berprasangka Baik’ Tentang Ahok

Pernah Dikritik Ahok, Janji KJP Plus Anies-Sandi Resmi Dibatalkan

Sugito bersikeras bahwa Rizieq tidak berbuat seperti apa yang disangkakan. Rizieq dan Firza hanyalah korban dari kasus yang dimunculkan sejumlah pihak untuk menjatuhkan nama baiknya.

Kuasa Hukum FPI: Firza Hanya Sasaran Antara Saja, Dia Diperalat untuk jatuhkan Kreadibiltas Habib

"Kalau kita pelajari apa yang sudah berjalan saat ini, sebenarnya Rizieq dan Firza ini korban. Jadi handphone disita pada tanggal 2 Desember, tanggal 20 diviralkan oleh orang yang enggak jelas, padahal waktu itu handphone disita di penyidik," pungkasnya.

Benarkah Tweet Aa Gym Sindir Rizieq Shihab?

Halaman: 
Penulis : Riana