logo


Dadang Rusdiana: Tidak Ada Tempat untuk Kaum Gay di Indonesia

Dadang juga menyebut jika homoseksual merupakan penyimpangan seksual dan semua agama mengharamkan hal tersebut.

22 Mei 2017 19:23 WIB

Politisi partai Hanura Dadang Rusdiana.
Politisi partai Hanura Dadang Rusdiana. dpr.go.id

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Anggota Komisi X DPR RI, Dadang Rusdiana mengapresiasi langkah Kepolisian Resort (Polres) Jakarta Utara yang berhasil mengungkap tindakan asusila di pesta seks kaum Lesbian, Gay, Bisexsual dan Transgender (LGBT) di bilangan kawasan Kelapa Gading, Jakarta.

"Gay atau homoseks itu kan penyimpangan. Semua agama mana pun mengharamkan itu. Makanya kita mendukung penangkapan pesta seks," ujarnya, Senin (22/5).

Dalam hal ini, Dadang menilai tindakan asusila yang dilakukan oleh kaum Gay adalah sebuah tindakan yang menjijikkan, sehingga perlu diberi tindakan tegas agar perilaku menyimpang ini tidak menular ke orang lain.


144 Orang dalam Pesta Gay Lakukan Tes Urine

"Hal-hal menjijikan perlu ditindak tegas. Tidak boleh menular," jelasnya.

Selain itu, perilaku menyimpang ini juga jangan sampai diberikan ruang, pasalnya hal tersebut sangat bertentangan dengan ideologi Indonesia, yang berdasarkan pancasila.

"Apalagi ini Indonesia, Negara yang berdasarkan Pancasila, berketuhanan yang maha Esa, jadi tidak ada tempat bagi kaum gay," katanya.

Presiden Jokowi Apresiasi Kinerja BNPB

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar, Ratna Wilandari