logo


Sodik Mudjahid: FPI Harus Bantu Kepolisan Tangani Persoalan LGBT

Sodik Mudjahid mengatakan elemen-elemen lain seperti Front Pembela Islam (FPI) diharapkan untuk memberikan semangat kepada aparat penegak hukum untuk secara maksimum mencegah berkembangnya secara dini aliran LGBT di masyarakat

22 Mei 2017 16:20 WIB

Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Sodik Mudjahid.
Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Sodik Mudjahid. dpr.go.id

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Kepolisian Resort (Polres) Jakarta Utara berhasil menggerebek sebuah event prostitusi gay 'The Wild One' dan berhasil mengamankan 141 orang di kawasan Kelapa Gading Barat.

Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Sodik Mudjahid mengatakan elemen-elemen lain seperti Front Pembela Islam (FPI) diharapkan untuk memberikan semangat kepada aparat penegak hukum untuk secara maksimum mencegah berkembangnya secara dini aliran Lesbian Gay Bisexsual and Transgender (LGBT) di masyarakat. 

Sodik menilai bahwa aliran LGBT sangat mengancam NKRI, Pancasila dan UUD 1945, sehingga tindakan ini harus diberi tindakan tegas sesuai dengan peraturan yang berlaku.


Sodik Mudjahid: Jangan Terpikir untuk Membuat UU Legalitas LGBT

"FPI dan elemen-elemen lain diperlukan untuk mendorong dan memberi semangat aparat keamanan untuk secara maksimum mencegah secara dini berkembangnya aliran ini," ujarnya. 

Dalam hal ini, Sodik menilai FPI sedang recovery dari berbagai persoalan di internalnya, sehingga persoalan ini tidak terendus oleh organisasi yang dipimpin oleh Habib Rizieq Syihab ini.

"FPI tampaknya sedang recovery dari masalah Ahok dilanjut oleh masalah HRS," tuturnya.

Pernah Dikritik Ahok, Janji KJP Plus Anies-Sandi Resmi Dibatalkan

Oleh karena itu, Politisi Gerindra ini berharap agar bersinergi dan membantu Kepolisian dalam menangani berbagai ancaman yang sudah mengancam NKRI, termasuk diantaranya persoalan LGBT ini.

Ini Isi Surat Lengkap Ahok dari Balik Jeruji Besi

"FPI dan kekuatan lain harusnya bersinergi dan membantu polisi dalam menangani berbagai ancaman-ancaman di NKRI ini sesuai hukum yang berlaku," tutupnya. 

Bantah Terduga Teroris Makassar Anggota FPI, Eks Sekretaris: Itu Pengakuan Saja

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar, Aurora Denata